Soal Bau Busuk Pabrik Tapioka, Direktur PT BAA Temui Warga Kenanga Sungailiat

Pertemuan antara PT Bangka Asindo Agri (BAA) dengan warga Kelurahan Kenanga akan digelar Minggu (22/10/2017) malam

Soal Bau Busuk Pabrik Tapioka, Direktur PT BAA Temui Warga Kenanga Sungailiat
bangkapos.com/Deddy Marjaya
Pertemuan pihak PT BAA dengan warga Kenanga Sungailiat Kabupaten Bangka terkait bau busuk yang ditimbulkan pabrik tapioka tersebut Minggu (22/10/2017) malam 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA -- Pertemuan antara PT Bangka Asindo Agri (BAA) dengan warga Kelurahan Kenanga akan digelar Minggu (22/10/2017) malam.

Pertemuan di Kantor Kelurahan Kenanga atas permintaan warga yang sudah tidak tahan dengan bau busuk yang ditebar oleh pabrik tapioka tersebut selama lebih dari 3 bulan sejak beroperasi.

"Malam ini kita menginginkan solusi bagaimana agar bau yang selama ini yang diakibatkan oleh aktifitas pabrik PT BAA bisa dilenyapkan," kata Yuniotman, warga Kenanga.

Yuniotman mengatakan malam ini harus ada solusi dari pihak pabrik PT BAA.
Jika tidak jangan salahkan warga jika semakin marah.

"Intinya hentikan aktifitas PT BAA sebab selama ini janji-janji saja yang mereka berikan atau kalau mau beraktifitas hilangkan baunya bagaimana caranya mau dibuang kelaut mau mereka hisap atau bagaiman terserah kami warga tidak peduli," kata Yuniotman.

Warga lainnya Deden mengatakan tidak mau peduli dengan apa yang dilakukan oleh PT BAA.

Yang diinginkan warga bukan janji-jani tapi bagaiaman warga Kenangan tidak lagi mencium bau busuk.

"Kami dulu tidak mencium bau busuk jadi sekarang pun kita ingin tidak ada bau busuk lagi," kata Deden

Sementara itu Abun, Direktur PT BAA hanya bisa meminta maaf kepada warga berulang-ulang.

Pasalnya pihak pabrik yang awalnya menjanjikan 3 bulan sejak beroperasi akan mendiadakan bau busuk tidak bisa merealisasikan.

Ini diakibatkan karena gagalnya proses dan bakteri mati sehingga mengulang lagi.

Kemudian kembali diulang sehingga bau busuk yang ditimbulkan masih terus terjadi.

"Saya cuma minta maaf namun belakangan ini proses sudah semakin baik dan mudah-mudahan dalam waktu dekat baunya terus berkurang,"kata Abun.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help