BangkaPos/

Nostalgia Bersama Motor Peninggalan Honda dari Masa ke Masa

Datanglah ke Sirkuit Twin Ring Motegi, Kota Motegi, Jepang, anda dijamin puas bernostalgia dengan motor peninggalan Honda dari masa ke masa.

Nostalgia Bersama Motor Peninggalan Honda dari Masa ke Masa
Tribunnews.com/Hasanuddin Aco
Koleksi motor Honda tahun 50-an yang dipamerkan di Honda Collection Hall. 

BANGAPOS.COM, MOTEGI - Anda pecinta motor dan ingin melihat langsung motor Honda dari masa ke masa?

Datanglah ke Sirkuit Twin Ring Motegi, Kota Motegi, Jepang.

Di sini anda dijamin puas bernostalgia dan bisa melihat motor peninggalan Honda dari masa ke masa.

//

Ada motor buatan Honda dari tahun 1950-an hingga tahun 2000-an sekarang. Baik motor balap maupun motor otomotif yang  digunakan sehari-hari di seluruh penjuru dunia.

Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall
Honda Collection Hall

Tempat ini biasa disebut Honda Collection Hall atau Museum Sejarah motor-motor pabrikan Honda.

//

Museum Honda terdiri dari tiga gedung luas dan dihuni ratusan motor ciptaan Saichiro Honda, sosok inspiratif di balik motor-motor Honda.

Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall
Motor yang dipamerkan di Honda Collection Hall

Senin (23/10/2017), rombongan PT Astra Honda Motor (AHM) berkesempatan mengunjungi Honda Collection Hall yang terdiri dari tiga lantai itu.

motor honda
Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall.

Memasuki gedung, di lantai satu pengunjung akan disambut dengan deretan sepeda motor dan mobil Honda seperti motor balap Honda bernomor “8” jadul Honda RC142 yang jadi jawara motor di tahun 1959-an.

motor honda
Honda Collection Hall lantai satu memamerkan motor dan mobil jadul Honda hingga tipe kekinian.

Masih di lantai satu, ada juga mobil balap Honda Ginther RA272 tunggangan Paul Richard “Richie” Ginther yang dikenal sebagai  pebalap paman Sam pertama yang sukses membawa tim Honda juarai GP Meksiko 1965.

Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall
Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall.

Ada juga deretan teknologi robot humanoid Honda Asimo dari masa ke masa. Pokoknya keren-keren deh.

Nah, di lantai dua dipamerkan motor-motor tunggangan pebalap MotoGP Marc Marque, Valentino Rosi hingga Nicky Hayden.

motor hoinda
Koleksi motor Honda di Honda Collection Hall.

Termasuk kita bisa melihat sejumlah motor dan mobil Honda dari tahun 1950-an sampai sekarang yang dipasarkan di sejumlah  negara di dunia termasuk ke Indonesia. Di sini semua tempatnya.

Koleksi moge di Honda Collection Hall.
Koleksi moge di Honda Collection Hall.

Baik motor jenis bebek hingga motor sport seperti Honda CT Series hingga RC dan sportbike spesial produksi massal yang  berbasis dari GrandPrix Honda NR500 yaitu NR750, semua ada.

motor
Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall

Di lantai 3 dipamerkan teknologi Honda di ajang balapan motor. Di sini bisa dilihat mobil balap legendaris Honda yang terus berevolusi baik dari tahun 1950-an hingga sekarang.

hionda
Nah kalau yang ini motor nalap modern Honda Collection Hall

Untuk menyebut satu per satu motor di sini rasanya sangat banyak sebab untuk diketahui bahwa ada 300 lebih koleksi motor Honda yang dipamerkan di sini.

motor honda
Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall.

Namun yang pasti bahwa pecinta motor Honda sangat layak mengunjungi tempat ini.

Seperti dikemukakan Deputy Head of Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM), Ahmad Muhibuddin, mengatakan bahwa untuk mencari informasi dan menyaksikan langsung sejarah dan perkembangan teknologi Honda, Honda Collection Hall di Motegi ini tempat yang paling tepat.

"Koleksi motornya untuk daily activity sampai motor balap dengan teknologi tercanggih ada semua di sini,” ujarnya.

Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall
Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall.

Nah, agar tak penasaran datang langsung yuk melihatnya.

Kebetulan, lokasi museum Honda ini terletak di Sirkuit Motegi Jepang.

Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall.
Koleksi motor jadul di Honda Collection Hall.

Jadi penggila balap MotoGP yang nonton di sirkuit ini bisa sekaligus mampir ke museum yang lokasinya ada di dalam sirkuit. (Tribunnews.com)

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help