Penambang Sudah Ajukan IPR Sejak Tahun 2009, Baru Terbit 2017

Kami juga berterima kasih kepada Pak Gubernur Babel yang telah mengeluarkan IPR untuk kami, karena IPR itulah yang selama ini kami

Penambang Sudah Ajukan IPR Sejak Tahun 2009, Baru Terbit 2017
bangkapos.com/Anthoni
Sosialisasi Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Kapolda Brigjen Pol Syaiful Zachri , Bupati Bangka Barat H Parhan Ali, Kapolres AKBP Hendro Kusmayadi menghadiri sosialisasi dan penyerahan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di lapangan bola kantor Camat Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Senin (23/10/2017) siang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Setelah delapan tahun menunggu, akhirnya penambang bernafas lega, karena Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menerbitkan dan menyerahkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Usulan IPR dari masyarakat tersebut, diajukan ke pemerintah sejak tahun 2009 lalu, setelah terbitnya UU No 4 Tahun 2009 tentang Minerba.

"Karena aturannya ada di UU Minerba, maka tahun 2009 kami langsung mengusulkan IPR, dan IPR baru diterbitkan sekarang (2017), jadi sudah cukup lama kami menunggu," kata penambang skala kecil di Parittiga, Yanto kepada Bangka Pos Grup Selasa (24/10).

Sebagai penambang, sebelum mengantongi IPR, tentu saja dalam aktivitasnya selalu was-was, tidak aman karena takut terjaring razia.

IPR adalah sebuah jaminan bagi penambang, untuk menambang secara aman, legal dan ditempat yang legal.

"Kalau nunggu IPR mulai tahun 2009, itu bukan waktu yang singkat, karena baru sekarang diterbitkan," kata Yanto.

Sebelumnya, mewakili masyarakat penerima IPR di Bangka Barat, Andri mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bangka Barat, yang telah merekomendasikan IPR untuk masyarakat penambang di Bangka Barat.

"Kami juga berterima kasih kepada Pak Gubernur Babel yang telah mengeluarkan IPR untuk kami, karena IPR itulah yang selama ini kami tunggu dan kami nanti-nantikan, alhamdulillah keinginan kami terwujud berawal dari rekomendasi Pak Bupati Bangka Barat Parhan Ali, IPR terus diproses di provinsi dan Pak Gubernur mengeluarkan IPR tersebut, dengan IPR itu, kami masyarakat penambang dijamin aman dalam menambang, sesuai dengan aturan dan petunjuk dalam kegiatan tambang," ujar Andri usai acara Sosialisasi dan Penyerahan IPR oleh Gubernur Babel H Rosman Djohan kepada masyarakat penambang di Kabupaten Bangka Barat, yang digelar di Lapangan Bola Kecamatan Jebus Senin (23/10).(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved