Pengesahan APBD 2018 Terkesan Lamban, Anggota DPRD Bateng Sebut Karena Temukan Hal Ini

Menyikapi sejumlah pemberitaan, soal pengesahan RAPBD 2018 kabupaten Bangka Tengah yang terkesan lamban

Pengesahan APBD 2018 Terkesan Lamban, Anggota DPRD Bateng Sebut Karena Temukan Hal Ini
IST
Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Apri Panzupi

Laporan Wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menyikapi sejumlah pemberitaan, soal pengesahan RAPBD 2018 kabupaten Bangka Tengah yang terkesan lamban , diakui Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Apri Panzupi seharusnya dijawab oleh pimpinan DPRD dan Sekda Kabupaten Bangka Tengah.

Hanya saja menurut politisi PPP yang juga menjabat sebagai anggota Banggar di DPRD Bateng ini, pihak membahas RAPBD 2018 agar lebih jeli, teliti dan hati-hati dalam melakukan pembahasan. Lantaran berdasarkan pengalaman dan temuan kasus, saat pembahasan dengan beberapa OPD. Ada yang merubah nominal atau nilai suatu kegiatan. Padahal sebelumnya sudah disepakati di dalam KUA dan PPAS.

" Soal ada pernyataan ini tidak seperti bupati sebelumnya saat dipimpin pak Erzaldi yang serba cepat, dimana APBD induk sudah ditetapkan September atau Oktober. Beda pemimpin pasti beda style, selain itu kita memang mau lebih teliti dan jeli, karena beberapa kasus kita temukan ada OPD yang merubah nilai kegiatan yang telah disepakati," ujarnya saat ditemui bangkapos.com di salah satu warung makan di Pangkalpinang, Selasa (24/10/2017).

Sedangkan soal lamban atau tidak lanjut Apri, pada dasarnya pengesahaan RAPBD 2018 menjadi APBD belumlah terlambat sebab berdasarkan Permendagri no 13 tahun 2006 bahwa Persetujuan bersama mengenai RAPBD itu maksimal 1 (satu) bulan sebelum tahun anggaran berakhir, yaitu maksimal per 30 November.

" Artinya saat ini, kita masih dalam batas toleransi waktu penetapan/pengesahan sebagaimana yang dipersyaratkan oleh aturan yang ada dan kami sampai saat ini juga masih tetap membahas. Jadi tidak terlambat juga kok. kKalau alot, sebenarnya itu hal yang lumrah dalam uatu pembahasan. Karena memang masing pihak (antara Badan Anggaran DPRD dgn Eksekutif) saling mempertahankan argumentasinya utk melahirkan suatu keputusan yang terbaik buat masyarakat Bangka Tengah," ungkapnya.

Penulis: zulkodri
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved