Organda Harap Gubernur Terbitkan Pergub Transportasi Online

Erzaldi memastikan seluruh kendaraan transportasi publik harus memiliki izin operasi trayek dan berbadan hukum.

Organda Harap Gubernur Terbitkan Pergub Transportasi Online
Ist
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman menggelar pertemuan bersama Dishub Babel, perwakilan taksi konvensional Blue Bird dan Organda Babel, di Kantor Gubernur Bangka Belitung, Rabu (25/10/2017) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kisruh angkutan publik yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia saat ini dikhawatirkan akan mempengaruhi stabilitas keberlangsungan operasional transportasi public di wilayah Bangka Belitung. 

Guna mengantisipasi hal ini, Gubernur Erzaldi Rosman Djohan melakukan pertemuan bersama komunitas transportasi massa dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Babel.

Pertemuan  yang dihadiri Erzaldi, Dishub Babel, perwakilan taksi konvensional, Blue Bird dan Organda ini digelar di Kantor Gubernur Bangka Belitung, Rabu (25/10/2017).

Dari pertemuan ini semua pihak berharap menemukan titik tengah terkait polemik angkutan massa online yang dikhawatirkan menjadi problem jika merambah Bangka Belitung.

Erzaldi memastikan seluruh kendaraan transportasi publik harus memiliki izin operasi trayek dan berbadan hukum.

"Isu ojek online yang tengah hangat diperbincangkan di pusat turut mencuat di Provinsi Bangka Belitung. Kita berharap akan ada solusi yang sama-sama memberikan kebaikan kepada kita semua, baik penyedia transportasi maupun masyarakat pengguna transportasi public,” ujar Erzaldi.

Sementara itu, pihak Organda berharap Erzaldi bisa mengeluarkan kebijakan resmi melalui Peraturan Gubernur (Pergub) yang melarang beroperasinya transportasi online.

Setidaknya, dikatakan Wakil Ketua Organda, Abdul Halim, bisa menahan transportasi online untuk datang dan mengambil trayek operasi di Babel.

"Kami sangat memperhatikan transportasi konvensional yang menurut kami memprihatinkan ini, karena transportasi online akan mematikan mereka. Kita berharap Gubernur akan mengambil langkah-langkah yang bijak untuk memperhatikan masalah transportasi di Babel ini,” tukas Halim.

Sejalan dengan harapan Organda, Erzaldi meminta seluruh pemilik kendaraan transportasi konvensional membenahi angkutannya mulai dari fisik hingga pelayanan, sehingga bisa bersaing sehat dengan transportasi lainnya yang lebih baik.

“Jika fasilitas dan layanan kita bagus, tentu  masyarakat akan merasa nyaman dan pendapatan pemilik transportasi konvensional pun bisa lebih baik,” harap Erzaldi.

 
 

Penulis: Dody
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved