Petani Tak Hanya Mengeluh Murahnya Harga Sahang, Tapi Juga Harga Getah Karet

Tapi oleh tengkulak besar, dibeli Rp 5.500 juga. Jadi kami jualnya harga modal lah, ntah kenapa harga karet termasuk sahang

Petani Tak Hanya Mengeluh Murahnya Harga Sahang, Tapi Juga Harga Getah Karet
Bangkapos/Riyadi
Getah karet yang yang masih di cepek (mangkuk karet) di kebun karet petani di Desa Pangkal Niur Kecamatan Riausilip 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tidak hanya sahang (lada) saja yang saat ini harganya menurun. Tapi harga getah karet dalam minggu ini harganya juga menurun.

Petani di Kecamatan Kelapa Jema, menuturkan rasa herannya terhadap harga sahang dan lada.

"Tidak hanya mengeluh harga sahang dan karet yang menurun, tapi kami juga merasa heran kenapa dua hasil perkebunan masyarakat ini, yang selama ini menjadi sumber ekonomi masyarakat petani, tapi kok harganya sama-sama turun," kata Jema kepada bangkapos.com Jumat (27/10).

ilustrasi: jual getah karet
ilustrasi: jual getah karet (ISTIMEWA)

Dikatakan Jema, harga sahang saat ini sekitar Rp 66 ribu.

Harga karet, minggu lalu Rp 5.500 per kilo, sekarang turun menjadi Rp 5000.

Pengepul karet petani di Kecamatan Kelapa Mang Iman mengatakan, minggu lalu masih berani membeli karet Rp 5.500 per kilo.

"Tapi oleh tengkulak besar, dibeli Rp 5.500 juga. Jadi kami jualnya harga modal lah, ntah kenapa harga karet termasuk sahang sekarang menjadi ndak karuan, hari ini kami beli karet Rp 5000 per kilo," ujar Mang Iman.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved