SPBU Bacang Disegel Gara-gara Tera Nozzel Rusak

Rynaldi mengatakan jika pihaknya sengaja melakukan penyegelan terhadap 1 unit alat nozzel khusus untuk pengisian BBM

SPBU Bacang Disegel Gara-gara Tera Nozzel Rusak
bangkapos.com/Ryan A Prakasa
Inilah nozel BBM premium di SPBU Kolong Bacang, Semabung Lama, Kota Pangkalpinang dalam kondisi telah disegel oleh tim Disperindag Kota Pangkalpinang 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Tim gabungan dari intansi Dinas Perindustrian & Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung (Babel) & Kota Pangkalpinang, Jumat (27/10/2017) siang akhirnya melakukan penyegelan 1 unit nozzel pada mesin pom bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) berlokasi di lingkungan Kolong Bacang, jalan Depati Hamzah, Semabung Lama, Kota Pangkalpinang.

Kepala Disperindag Provinsi Babel diwakili oleh Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian, Disperindag Prov Babel, Rynaldi mengatakan jika pihaknya sengaja melakukan penyegelan terhadap 1 unit alat nozzel khusus untuk pengisian BBM jenis premium pada mesin pom SPBU tersebut.

"Berdasarkan laporan yang kami terima dari masyarakat jika salah satu mesin nozzel (premium--red) pada mesin pom di SPBU ini bermasalah," kata Rynaldi ditemui di lokasi SPBU Kolong Bacang, Semabung Lama, Pangkalpinang siang itu.

Dijelaskanya, setelah menerima laporan dari masyarakat ia pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Metrologi Disperindag Kota Pangkalpinang terkait persoalan keluhan masyarakat yang menyebutkan jika 1 unit alat nozzel pada mesin pom di SPBU itu diduga rusak sehingga berdampak takaran BBM (premium) yang dijual pihak SPBU itu kepada masyarakat atau konsumen tidak sesuai takaran yang semestinya.

"Tim Metrologi Disperindag Kota Pangkalpinang didampingi tim dari Disperindag Provinsi Bangka Belitung hari ini langsung menggelar sidak termasuk melakukan pengecekan sekaligus pemeriksaan terhadap semua unit alat nozzel di SPBU ini," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Metrologi Disperindag Kota Pangkalpinang akhirnya menemukan adanya permasalahan pada 1 unit alat nozzel (premium) atau minus 230 setelah dilakukan pengecekan dengan berupa peralatan bejana ukur.

"Minimalnya minus 100 tapi kalau udah minus 230 jelas masyarakat atau konsumen yang dirugikan," terangnya.

Selanjutnya, usai dilakukan pemeriksaan secara teknis oleh petugas dari Disperibang Kota Pangkalpinang (bidang Metrologi) terhadap 1 unit nozel di SPBU itu akhirnya diketahui jika 1 unit nozzel khusus BBM jenis premium itu mengalami kerusakan.

"Itu nozzel yang sudah disegel oleh tim Metrologi Disperindag Kota Pangkalpinang," kata Rynaldi seraya menunjukkan 1 unit nozel khusus premium dalam kondisi sudah disegel," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help