TI Tower Apung Menyingkir Sesaat Sebelum Tim dari Polda Tiba

Gampang saja lihatnya, kalau ramai-ramai di tarik masuk ke anak-anak sungai berarti akan ada razia, itu sudah biasa

TI Tower Apung Menyingkir Sesaat Sebelum Tim dari Polda Tiba
bangkapos/riyadi
Aktivitas TI Tower di DAS Perimping, Rabu (11/10/2017). Kondisi itu ditemukan oleh Lembaga Kelautan Perikanan Indonesia (LKPI) Bangka saat memantau DAS Perimping Rabu (11/10/2017) lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Sesaat sebelum aparat masuk ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Perimping, Kamis (26/10) kemarin, para penambang berikut ponton-ponton TI apung/towernya, sudah menyingkirkan diri ke berbagai anak sungai.

Tapi ponton-ponton TI tower/apung ilegal itu, tidak keluar sungai untuk menuju Teluk Kelabat dan Belinyu.

"Lagu lama. Biasa lah, setiap kali ada razia, TI apung langsung menghilang, sebenarnya TI apung hanya disembunyikan di anak-anak sungai, hanya saja kalau mau masuk anak sungai ya harus menyusuri, dak lari kemana lah, ya disembunyikan di anak-anak sungai itu," kata Bram nelayan DAS Perimping kepada bangkapos.com Jumat (27/10).

Bram yang tiap hari di sungai untuk mencari ikan dan udang tahu persis, aktivitas dan menghilangnya TI apung saat akan di razia.

"Gampang saja lihatnya, kalau ramai-ramai di tarik masuk ke anak-anak sungai berarti akan ada razia, itu sudah biasa," kata Bram.

Ia mengharapkan TI apung segera keluar meninggalkan sungai, seperti yang telah disampaikan warga-warga dari desa-desa di sekitar DAS Perimping ke pihak penambang.

Ketua HNSI Riausilip Sunkim mengatakan, dua hari ini Sungai Perimping sepi dari TI tower dan TI apung, karena ada kegiatan aparat kepolisian dari Polda Babel di DAS Perimping.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved