HNSI Surati Penambang Ilegal DAS Perimping

Isi suratnya tentang pemberitahuan dan peringatan terhadap penambang, agar segera menarik ponton-ponton TI apungnya keluar sungai.

HNSI Surati Penambang Ilegal DAS Perimping
(Bangkapos/riyadi)
Ponton-ponton TI apung saat beroperasi di DAS Perimping di samping Dermaga nelayan Tirus Desa Riau Kecamatan Riausilip. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat dan nelayan dari desa-desa di sekitar DAS Perimping melalui Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Riausilip, hari ini atau paling lambat besok pagi akan mengirim surat resmi ke pelaku TI apung sungai tersebut.

Sekitar sembilan lembar surat akan dikirim ke penambang (asal luar daerah).

Isi suratnya tentang pemberitahuan dan peringatan terhadap penambang, agar segera menarik ponton-ponton TI apungnya keluar sungai.

"Hari ini kami targetkan selesai bikin suratnya, nanti langsung kami kirim ke penambang melalui wakil-wakilnya," ujar Ketua HNSI Riausilip Sunkim kepada bangkapos.com Sabtu (29/10).

Mewakili masyarakat dan nelayan dari desa-desa sekitar DAS Perimping, Amirudin mengatakan, setidaknya dengan surat itu, bahwa apa yang dikehendaki masyarakat dan nelayan adalah jelas dan serius.

Penulis: riyadi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved