Bupati Parhan Ali Resmikan 6 Kampung KB di Bangka Barat

Bupati Bangka Barat, Drs H Parhan Ali, MM meresmikan enam kampung di Kabupaten Bangka Barat menjadi Kampung KB.

Bupati Parhan Ali Resmikan 6 Kampung KB di Bangka Barat
Humas Pemkab Babar
Bupati Bangka Barat, Drs H Parhan Ali, MM meresmikan enam kampung di Kabupaten Bangka Barat menjadi Kampung KB, Senin (30/10/2017). 

MUNTOK, BANGKA POS - Bupati Bangka Barat, Drs H Parhan Ali, MM meresmikan enam kampung di Kabupaten Bangka Barat menjadi Kampung KB.

Peresmian dilakukan pada acara peringatan Hari Keluarga ke XXIV Tingkat Kabupaten Bangka Barat di Dusun Jungku Desa Air Putih Kecamatan Muntok, Senin (30/10).

Peresmian ditandai oleh penandatanganan prasasti Kampung KB dan pemukulan gong oleh Bupati Bangka Barat, H Parhan Ali.

Enam Kampung KB yang diresmikan di antaranya, Kampung KB Dusun Jungku Desa Air Putih Kecamatan Muntok, Kampung KB Dusun Rajek Desa Berang Kecamatan Simpang Teritip, Kampung KB Dusun Unar Desa Pebuar Kecamatan Jebus, Kampung KB Dusun Jebu Laut Desa Kelabat Kecamatan Parittiga, Kampung KB Dusun Limang Desa Pangkal Beras Kecamatan Kelapa dan Kampung KB Desa Sinar Surya Kecamatan Tempilang.

Kegiatan dihadiri Bupati Bangka Barat, Drs H Parhan Ali, MM, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir Hj Etna Estelita, M.Si, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, H Ismail, S.Ag, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua DWP, Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa Sekabupaten Bangka Barat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir Hj Etna Estelita, M.Si mengucapkan terimakasih kepada Bupati Bangka Barat atas dukungan dan komitmennya dalam pembentukan Kampung KB mulai dari proses pemilihan sampai penelitiannya.

Pada tahun 2016 sudah terbentuk tujuh Kampung KB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan pada tahun 2017, sebanyak 35 Kampung KB yang sudah terbentuk ditambah lagi enam Kampung KB yang akan dilaunching Senin (30/10).

Tujuan dibentuknya Kampung KB ini menurut Etna, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang memiliki tiga pilar utama yang harus menjadi dasar kita dalam membentuk Kampung KB.

Program Kampung KB ini sudah sesuai dengan amanat yang tertuang dalam agenda prioritas pembangunan bersama dengan tiga agenda prioritas yang haruslah terwujud, di antaranya agenda prioritas putaran ketiga yaitu dengan memperkuat daerah-daerah dan desa yang ada dalam negara kesatuan, agenda prioritas kelima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia dan agenda prioritas kedelapan yaitu melakukan resolusi karakter bangsa.

“Dalam penerapan Kampung KB kami berharap partisipasi dan peran serta dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mensukseskan program-program yang dialokasikan pada Kampung KB. Harus adanya komitmen dari semua unsur penanganan dalam membangun Kampung KB dan pelaksanaan program pembangunan harus bersinergi, berkolaborasi dan saling mendukung satu sama lain dalam mengisi berbagai kegiatan Kampung KB. Semoga dengan adanya Kampung KB dapat memberikan manfaat bagi warga desa yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung KB,” kata Etna.

Bupati Bangka Barat H Parhan Ali mengungkapkan sesuai dengan tema ‘Dengan Hari Keluarga Kita Bangun Karakter Bangsa Melalui Keluarga yang Berketahanan’, diharapkan keluarga dapat menjadi pilar dalam pembangunan bangsa karena keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama yang mempunyai peranan penting dalam memenuhi kebutuhan ‘Asah, Asih dan Asuh’.

Keluarga menjadi ajang yang sempurna untuk menanamkan ketiga nilai dasar karakter manusia yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong yang dibangun sejak dalam kandungan serta delapan fungsi keluarga menjadi dasar penerapan revolusi mental melalui keluarga karena kualitas keluarga menentukan kualitas bangsa.

Harapan dibentuknya Kampung KB ini masyarakat dapat menjalankan program keluarga berencana dengan lebih baik demi terwujudnya kualitas hidup masyarakat khususnya masyarakat yang berada di Kampung KB itu sendiri.

Kegiatan perencanaan Kampung KB merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia agar manfaat program KB dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada di wilayah miskin, padat penduduk dan desa tertinggal.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi tempat terintegrasinya seluruh program pembangunan dan memberikan kontrubusi dalam peningkatan kesertaan para pasangan usia subur (PUS) untuk ber-KB peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan peran sertanya dalam upaya membantu keluarga pra sejahtera dan sejahtera I untuk meningkatkan ekonomi melalui UPPKS-nya. Kepada seluruh lapisan masyarakat saya mengimbau agar dapat memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya dan menunjukkan partisipasi dan peran sertanya karena apapun program yang dilakukan oleh pemerintah pada prinsipnya bermuara kepada kepentingan dan kebutuhan masyarakat itu sendiri,” tambahnya. (adv/Komunikasi Humas dan Protokol/Muhaimin/mely/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help