BangkaPos/

Gubernur Harus Berani Mengontrol Harga Lada

Muntok White paper merupakan senjata andalan kita untuk menjaga pasaran lada di tingkat dunia terutama Eropa

Gubernur Harus Berani Mengontrol Harga Lada
Ist
Ketua Asosiasi Petani Karet Bangka Belitung, Jafri 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ketua asosiasi Petani Karet Bangka Belitung Jafri mengatakan, anjlok nya harga lada akhir akhir ini membuat petani resah.

Sehingga konsep resi gudang yang ditawarkan gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan perlu di kaji secara matang.

Tujuannya untuk mendongkrak dan memproteksi harga lada.

"perlu kajian yang mendalam serta membutuhkan ahli di bidangnya. Bicara lada tidak hanya bicara harga, tapi juga bicara kualitas, pemasaran, sertai mekanisme pasar. Kualitas berbanding lurus dengan harga, Tapi kalau mekanisme pasar akan menjadi liar dan tidak terkontrol kalau tidak ada regulasi yang memproteksi soal lada ini," Kata Jafri kepada Bangkapos grup  (1/11).

Dia menyarankan, pemerintah harus berani memanggil para eksportir untuk meminta soal transparansi terhadap harga lada di pasaran dunia.

"Muntok White paper merupakan senjata andalan kita untuk menjaga pasaran lada di tingkat dunia terutama Eropa. Karena sampai saat ini para eksportir lada dari Babel tidak pernah terbuka dan jujur terhadap harga lada di tingkat dunia. Kita menyambut positif konsep Resi gudang ini, cuma nanti kalau tidak di kontrol pasarnya maka akan mustahil harga lada akan naik," ujarnya

Dirinyapun berharap agar gubernur berani dalam melakukan kontrol terhadap mereka yang memainkan harga lada tersebut.(*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help