Ketua DPRD Babel Siap Dukung Geopark Metamorf Tengkalat Lewat Perda

Kita akan segera membuat Perda khusus perlindungan lingkungan geologi agar rencana geopark yang diusulkan dapat segera

Ketua DPRD Babel Siap Dukung Geopark Metamorf Tengkalat Lewat Perda
Istimewa
Tim Yayasan Maraspala Indonesia berfoto bersama ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya usai beraudiensi, Rabu (1/11/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya menyambut hangat kunjungan resmi Yayasan Maraspala Indonesia di ruang kerjanya pada hari Rabu, (1/11/2017).

Sebelumnya pihak Yayasan Maraspala Indonesia telah menyurati pimpinan DPRD Babel tersebut untuk audiensi terkait pemaparan rencana Geopark Metamorf yang berlokasi di Desa Tengkalat, Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Tim yayasan Maraspala Indonesia beraudiensi dengan ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Rabu (1/11/2017)
Tim yayasan Maraspala Indonesia beraudiensi dengan ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Rabu (1/11/2017) (Istimewa)

Pembina Yayasan Maraspala Indonesia Ardianeka, didampingi beberapa anggotanya beserta Geologist UGM Syabaruddin menjelaskan sulitnya mengusung rencana tersebut dikarenakan terkendala oleh belum adanya Perda Khusus Perlindungan Lingkungan Geologi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Akibatnya, Geopark Metamorf tersebut tidak bisa didaftarkan menjadi salah satu kawasan Cagar Alam Geologi Nasional.

Mendengar hasil pemaparan tersebut, Didit Srigusjaya menegaksan dirinya akan mengambil inisiatif agar segera dibuatkan Perda dan di sahkan pada tahun 2018.

“Kita akan segera membuat Perda khusus perlindungan lingkungan geologi agar rencana geopark yang diusulkan dapat segera di daftarkan ke badan geologi, dan mudah mudahan sudah ketuk palu di tahun 2018” tegas Didit dalam pertemuan tersebut.

Ia menambahkan bahwa Perda tersebut nantinya dibuat berdasarkan inisiatif DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bentuk dukungan nyata DPRD terhadap rencana geopark dan demi kemajuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Didit meminta kepada Ardianeka selaku Pembina Yayasan Maraspala Indonesia untuk segera mensurvey ulang kawasan tersebut secara bersama sama.

Pada kesempatan tersebut Kepala Basarnas Pangkalpinang Deden Ridwansyah melalui bawahannya Anthon R Waer yang ikut serta dalam audiensi menegaskan pihaknya siap memfasilitasi keberangkatan tim Yayasan Maraspala Indonesia yang akan melakukan survei ulang kawasan geopark matamorf.

Halaman
12
Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved