Ketua DPRD Stop Tambang Pasir yang Dikelola Oknum Aparat

Kalau anda dari aparat penegak hukum harusnya mengamankan. Kok ini malah merusak

Ketua DPRD Stop Tambang Pasir yang Dikelola Oknum Aparat
bangkapos/nurhayati
Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian Napitupulu didampingi Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bangka, Hendra Yunus dan Kabid Penegakan Perundang-Undangan Achmad Suherman ketika menyetop operasional tambang pasir dan TI rajuk di Kawasan Bumi Perkemahan di Eks Tambang 23 Lingkungan Tunas Kelapa Kelurahan Parit Padang Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian Napitupulu didampingi Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Hendra Yunus dan Kabid Penegakan Perundang-Undangan Achmad Suherman, Rabu (1/11/2017) siang menyetop operasional tambang pasir dan TI rajuk di Kawasan Bumi Perkemahan, di Eks Tambang 23 Lingkungan Tunas Kelapa, Kelurahan Surya Timur, Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Kawasan perkemahan ini hancur dihantam tambang pasir dan tambang TI rajuk.

Aset milik Pemkab Bangka tersebut sudah luluh lantak meninggal lubang-lubang bekas galian pasir dan TI. Satu unit alat berat terlihat masih beraktivitas mengeruk pasir.

Sekitar lima truk sudah menunggu untuk mengangkut pasir tersebut.

Padahal Selasa (31/10/2017) kemarin pihak Tim Satpol PP sudah menertiban tambang pasir dan TI di kawasan Bumi Perkemahan tersebut tetapi mereka tidak menpan ditertibkan.

Bahkan sebelumnya Sekda Bangka H Fery Insani sudah menertibkan langsung untuk menyetop penambangan tersebut, namun pihak penambang tidak pernah jera dan tidak mengindahkan instruksi sekda untuk menghentikan penambangan.

Saat datang ke lokasi tambang tersebut, Parulian langsung meminta alat berat untuk pergi dari lokasi tambang tersebut. Ketika ditanyakan operator alat berat mengaku operator cadangan dan tidak mengetahui alat berat tersebut milik siapa.

Tak lama kemudian Pengelola Tambang Pasir Timah Fb yang mengaku oknum aparat menemui Parulian dan Hendra Yunus. Saat ditanyakan izin tambang Fb mengaku izinnya baru akan diurus.

"Ini ilegal tidak ada izin berapa kerugian negara. Lahan ini kan aset pemerintah daerah seenaknya ditambang," tegas Parulian.

Menurut Parulian jika tidak dihentikan maka Satpol PP bersama pihak TNI/Polri akan segera melakukan penertiban.

"Kalau masih beroperasi alat berat termasuk operatornya dan semua mobil truknya akan dibawa ke Polres. Ini sudah benar-benar pelanggaran ini sudah tindak pidana, harus diproses secara hukum," tegas Parulian kepada Fb.

Tidak lama kemudian alat berat dan lima truk yang siap mengangkut pasir tersebut pergi meninggalkan lokasi kawasan Bumi Perkemahan.

Namun tidak diketahui pasti apakah mereka hanya menghindar sementara dari penertiban yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian bersama Ketua Komisi III DPRD Bangka Hendra Yunus dan Kabid Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka Achmad Suherman.

Tags
TI Rajuk
Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help