Ari Sayangkan maraknya ilegal loging di Tahura Menumbing

Gubernur Badan Teritori Bangka Belitung Ari Irawan menyayangkan maraknya aksi pembalakan liar di kawasan Tahura Menumbing

Ari Sayangkan maraknya ilegal loging di Tahura Menumbing
facebook
Ilustrasi: ilegal logging 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Badan Teritori Bangka Belitung Ari Irawan menyayangkan maraknya aksi pembalakan liar di kawasan Tahura Menumbing Muntok baru-baru ini.

Terlebih Sejak ditetapkannya Menumbing menjadi Tahura SK.577/Menhlk/Setjen/PLA belum terlihat action dari pemerintah daerah dan aparat setempat.

Padahal dengan status Tahura yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat agar pemerintah daerah lebih mudah dalam melakukan pengelolaan kelestarian ekosistem dan dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

" Tentunya kami sayangkan, karena sejak statusnya menjadi Tahura, tida ada action baik dari pemerintah dan aparat setempat. Selain itu harusnya Keterlibatan masyarakat di sekitar Tahura Menumbing perlu ditingkatkan sehingga masyarakat memiliki rasa memiliki, dengan sendirinya kesadaran menjaga Tahura Menumbing akan tumbuh," ujar Ari kepada bangkapos.com, Jumat (3/11/2017).

Ditegaskan Ari, harusnya penindakan ilegal loging tidak sebatas pada pelaku yang tertangkap tetapi juga sampai pada yang membekingi dan panglong penadah kayu-kayu mereka. Sebab mustahil para pelaku yang hanya masyarakat biasa berani melakukan ilegal loging di Tahura Menumbing.

"Harusnya Pemerintah daerah dan aparat hukum juga harus ikut mencarikan solusi, karena kebutuhan kayu kedepan sangatlah besar, ketersediaan kayu di hutan semakin hari semakin menipis dengan maraknya pembukaan lahan. Lahan-lahan eks tambang bisa menjadi salah satu alternatif," pungkasnya.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved