BEI KP Pangkalpinang Rayakan HUT Pertama Sekaligus Perayaan IHSG 6000

Berbahagialah investor dan penggelut pasar modal tahun ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 6000.

BEI KP Pangkalpinang Rayakan HUT Pertama Sekaligus Perayaan IHSG 6000
bangkapos.com/Idandi Meika Jovanka
Momen Tiup Lilin dalam rangka HUT BEI KP Pangkalpinang pertama dan syukuran IHSG 6000 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Berbahagialah investor dan penggelut pasar modal tahun ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 6000.

Bersamaan pencapaian tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) KP Pangkalpinang juga merayakan HUT pertamanya yang jatuh pada 24 Oktober 2017 lalu. BEI merasa dua pencapaian itu patut di syukuri dengan menggelar selamatan.

Kepala BEI KP Pangkalpinang, Yoseph Kaburuan mengatakan sangat bersyukur atas dua pencapaian tersebut yang kebetulan bisa berdekatan momennya. Sempat tertunda merayakan HUT karena ada sejumlah pekerjaan di Belitung. Ia mengaku tidak mengurangi rasa syukur dan kebahagiannya.

Acara yang diselenggarakan di Cafe Excelso pada Sabtu, (4/11). Mengundang ketua babel investor komuniti, sejumlah investor, penggiat saham, dan sejumlah akademisi, seperti dekan dan wakil dekan Universitas Bangka Belitung. Hadir pula Reza Priyambada selaku senior analisis di Bina Artha sekuritas.

“Momen pencapaian IHSG ini sangat pas banget dengan ulang tahun BEI KP Pangkalpinang. Sehingga, tidak ada salahnya menyelenggara syukurannya dua sekaligus,” kata Yoseph Kaburuan

Selain itu, ia juga menyebutkan ada penambahan satu sekuritas di Pangkalpinang pada bulan ini. Mulanya, hanya satu yaitu Indo Premier Sekuritas lalu. Kini, RHB sekuritas siap mendukung dan menunjang aktivitas investasi di Provinsi Bangka Belitung  sehingga tahun depan bisa tercapai target IHSG 7000.

Yoseph berharap perkembangan investor di Pangkalpinang lebih banyak lagi. Paling tidak mencapai 1% dari jumlah penduduk yang mengerti dan bergiat di bidang tersebut. Sebab, sampai saat ini Bangka Belitung baru 2000 investor berarti masih jauh dari target.

Hal tersebut membuat BEI tidak henti-hentinya mengedukasi masyarakat dengan mengadakan banyak program sebagai bentuk pembelajaran. Selain itu, Otoritas Jasa Keungan (OJK) juga bisa melihat perkembangannya. Semakin banyak investor, maka kemungkinan OJK mau membuka kantor.

“Target di daerah lebih membentuk investor baru,” ujar Yoseph

Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved