Baba: Kami Sayang Laut Kami, Ini Pernyataan Sikap Nelayan Bangka dan Babar

Ketua Serikat Persatuan Nelayan Air Nyatoh, Baba mengatakan tak mau melihat laut tempat mereka mencari nafkah rusak akibat tambang

Baba: Kami Sayang Laut Kami, Ini Pernyataan Sikap Nelayan Bangka dan Babar
Bangka Pos / Hendra
Masyarakat nelayan Bangka Barat dan Bangka Induk menggelar aksi penolakan tambang kapal isap di Kantor DPRD Bangka Belitung, Senin (6/11/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat nelayan dari Kabupaten Bangka Barat dan Bangka Induk bersatu mendatangi kantor DPRD Bangka Belitung, Senin (6/11/2017).

Kedatangan mereka yang ketiga kalinya itu meminta DPRD Babel untuk menghentikan keberadan kapal isap di perairan mereka.

Ketua Serikat Persatuan Nelayan Air Nyatoh, Baba mengatakan tak mau melihat laut tempat mereka mencari nafkah rusak akibat tambang.

“Kami sayang laut kami. Hidup kami bergantung dengan laut. Kami tidak mau laut kami rusak,” ujar Baba.

Inilah pernyataan sikap masyarakat nelayan Bangka Barat dan Bangka Induk bersatu:

1. Menolak aktifitas tambang yang sedang beroperasi dan yang akan beroperasi baik secara legal maupun ilegal di laut teluk kelabat antara bangka induk dan bangka barat, laut tempilang, laut rambat, laut air nyatoh dan lainnya yang berada di daerah Bangka Barat.

2. Segera berantas tambang ilegal di DAS Perimping, Bangka Induk, DAS Berok Bangka Induk, Laut Tempilang Pantai Pasir Kuning Bangka Barat dan Sungai Rambat Bangka Barat dan beri sangsi bagi para penambang di daerah tersebut.

3. Mempercepat perda zonasi dan menetapkan wilayah bangka induk dan bangka barat sebagai wilayah rehabilitasi dan budi daya nelayan.

4. Mengajukan pencabutan izin IUP (Izin usaha pertambangan) perusahaan tambang yang ada di Bangka Induk dan Bangka Barat yang mengganggu tangkapan nelayan dan menimbulkan konflik.

5. DPRD Propinsi segera membentuk panitia kerja untuk mengatasi masalah KIP dan tambang ilegal di Bangka Barat dan Bangka Induk.(*)

Penulis: Hendra
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved