Gara-gara Ramal Hal ini, Perempuan Asal perancis Akan Tuntut Tukang Ramal

Seorang perempuan Perancis menuntut seorang peramal yang menyebutnya akan meninggal dalam enam bulan.

Gara-gara Ramal Hal ini, Perempuan Asal perancis Akan Tuntut Tukang Ramal
(Getty/Daily Mail)
Tukang ramal.(Getty/Daily Mail) 

BANGKAPOS.COM - Seorang perempuan Perancis menuntut seorang peramal yang menyebutnya akan meninggal dalam enam bulan.

Perempuan berusia 35 tahun itu beralasan dia mengalami trauma psikologis setelah mendengar ramalan yang disampaikan lewat telepon pada Juli lalu itu.

Perempuan asal wilayah timur Perancis itu harus membayar Rp 442.000 untuk mendapatkan layanan telepon premium untuk mendapatkan ramalan hidupnya.

Nyatanya, ramalan yang diberikan sungguh tak menyenangkan. Sang peramal mengatakan, dokter telah salah melakukan diagnosa terhadap rasa sakit di perut dan yang dia rasakan selama ini.

"Dia mengatakan, saya memiliki masalah jantung dan jika saya tak menemukan dokter yang lebih baik saya akan meninggal dalam enam bulan," kata perempuan yang hanya mengaku bernama Magalie itu.

"Jadi saya pergi ke dokter lain dan dia mengatakan tak ada masalah apapun di dalam tubuh saya," tambah dia.

Magalie lalu menelepon ulang si peramal tetapi dia bersikukuh dengan ramalannya dan tetap menyebut dokter yang menangani Magalie tak kompeten.

"Saya mulai merasakan trauma, saya mendatangi terapis yang menyarankan saya untuk mengambil langkah hukum terhadap si peramal. Kini saya menginginkan ganti rugi dari dia," ujar Magalie.

Sementara itu, Presiden Institut Seni Paranormal Nasional kepada harian L'Est Republican mengatakan, seorang peramal tak memprediksi kematian seseorang.

"Hal itu sangat bertentangan dengan kode etik kami. Para peramal seharusnya tahu bahwa ramalan seperti ini amat menakutkan bagi klien," ujar sang presiden.

Kasus ini akan disidangkan di pengadilan kota Thionville, wilayah timur Perancis akhir bulan ini.

Berita ini sebelumnya telah tayang di kompas.com dengan judul "Disebut Akan Mati dalam 6 Bulan, Wanita Perancis Gugat Tukang Ramal"

Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved