Begini Jawaban Terdakwa Kasus Minyak Goreng Oplosan Setelah Divonis 6 Bulan Penjara

Vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim pengadilan setempat (PN Pangkalpinang) siang itu terhadap terdakwa (Handry) yakni 6 bulan kurungan

Begini Jawaban Terdakwa Kasus Minyak Goreng Oplosan Setelah Divonis 6 Bulan Penjara
Bangkapos/Ryan Agusta
Terpidana kasus minyak goreng oplosan, Handry Solichin alias Handry (ujung kanan-baju rompi tahanan) didampingi rekannya keluar dari ruang sidang setelah majelis hakim menjatuhkan vonis 6 bulan kurungan penjara. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Handry Solichin alias Handry (45) selaku terdakwa terlihat tak banyak berkata-kata di ruang sidang, sebaliknya terdakwa hanya bisa mengucapkan satu kalimat.

"Menerima!," jawab terdakwa setelah majelis hakim menjatuhkan vonis sanksi hukuman yakni 6 bulan kurungan penjara terkait perkara kasus minyak goreng 'oplosan' dan kadaluarsa hingga, Selasa (7/11/2017) Handry mesti menjalani sidang putusan perkaranya di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang.

Vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim pengadilan setempat (PN Pangkalpinang) siang itu terhadap terdakwa (Handry) yakni 6 bulan kurungan penjara.

"Bagaimana JPU terhadap putusan ini," tanya majelis yang menyidang perkara tersebut.

Dalam kesempatan itu, seorang jaksa penuntut umum (JPU) asal Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel), Dodi SH menyatakan pihaknya saat ini masih 'pikir-pikir'.

"Pikir-pikir dulu," kata JPU itu di hadapan majelis hakim.

Vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim PN Pangkalpinang yakni 6 bulan kurungan penjara atau sedikit lebih ringan jika dibandingkan dengan tuntutan pihak JPU terhadap si terdakwa (Handry) sebelumnya yakni 8 bulan kurungan penjara.

Dalam berita sebelumnya disebutkan jika Handry sesungguhnya diketahui selaku General Manager PT Nusantara Jaya Sejahtera Makmur (NJSM).

Handry sendiri terseret dalam perkara kasus minyak goreng oplosan berawal dari pengungkapan kasus oleh tim satgas pangan bersama tim Subdit I Indag Direskrimsus Polda Kepulauan Babel sempat menemukan karyawan PT NJSM yang sedang melakukan pengoplosan minyak goreng di perusahaan tersebut berlokasi di jalan raya Selindung Baru, Kota Pangkalpinang.

Halaman
12
Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved