BangkaPos/

Minat Baca Masyarakat dan Pelajar Masih Kurang

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel, M Soleh mengatakan saat ini permasalahan yang serius yang dihadapi ialah rendahnya minat baca

Minat Baca Masyarakat dan Pelajar Masih Kurang
bangkapos.com/Evan Saputra
Bupati Bateng, Ibnu Saleh meraih rekor muri di ponpes Nurul Falah Desa Air Mesu Timur usai memecahkan rekor muri khatam Al Quran dan terjemahannya sebanyak 114 kali dengan total peserta 6.666 orang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kunjungan Direktur Jenderal (Direjen) Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Ir Harris Iskandar, PhD membuat pertanyaan besar untuk masyarakat, khususnya bagi para pelajar. Pasalnya, saat ini minat baca masyarakat sangat kurang, Selasa (7/11/2017).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel, M Soleh mengatakan saat ini permasalahan yang serius yang dihadapi ialah rendahnya minat baca. Ia mengatakan membaca masih dianggap asing, hal ini lah yang membuat membaca masih dianggap kurang.

"Yang kita hadapi rendahnya minat baca, karena dianggap masih budaya yang masih asing, padahal dengan membaca kita dapat menjelajahi dunia," ujarnya.

Soleh meminta supaya peran orangtua dan guru lebih baik untuk menumbuhkan minat baca khusunya dikalangan pelajar. Selain itu pemerintah daerah (pemda) pun diminta untuk memperbanyak perpustakaan.

"Saya mengharapkan kepada orangtua dan guru mengajarkan untuk gemar membaca, selain itu supaya pemda untuk bersama-sama membuat perpustakaan didaerah masing-masing, kepada masyarakat pun untuk memanfaatkan smartphone supaya dapat lebih banyak membaca," ujarnya.

Penulis: Evan
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help