BangkaPos/

Pemda Harus Perbanyak Kampung Literasi

Menurutnya, literasi tidak hanya sebagai tempat membaca dan berhitung, namun termasuk pengetahuan, media sosial dan forum ekonomi dunia.

Pemda Harus Perbanyak Kampung Literasi
bangkapos.com/Evan Saputra
Pelajar membaca Al Quran pada kegiatan GIM di Pondok pesantren Nurul Falah Desa Air Mesu Timur, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka Tengah 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Ir Harris Iskandar, PhD meminta supaya pemkab memperbanyak literasi.

Menurutnya, literasi tidak hanya sebagai tempat membaca dan berhitung, namun termasuk pengetahuan, media sosial dan forum ekonomi dunia.

"Literasi bukan hanya membaca dan berhitung, karena dunia dalam menghadapi abat 21 harus mempunyai 6 literasi dasar, baca tulis, hitung, digital, keuangan, sains, dan budaya serta kekeluargaan. Literasi kebutuhan kita untuk hidup maju, karena pusat peradabatan dunia ditopang oleh literasi, sekarang kita giatkan literasi digital," katanya.

Harris mengatakan tujuan menumbuhkan minat baca harus memperbanyak kampung pintar seperti literasi. Selain itu, literasi merupakan konsep smart city yang akan terus berkembang

"Kampung literasi untuk konsef smart city, di setiap kampung bikin kampung pintar, kampung literasi 42 kabupaten, desa kelurahan, penyediaan lahan baca, dan pendekatan konteks lokal. GIM tidak ada maknaknya jika hanya seremonial saja, Unisco sering mengatakan membaca itu untuk menuju peradaban berikutnya," ujarnya.

Penulis: Evan
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help