Amak Babel Bakal Gelar Aksi Damai ke Kejati

Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Babel, Kamis (9/11/2017) besok akan menggelar aksi demo damai di kantor Kejaksaan Tinggi

Amak Babel Bakal Gelar Aksi Damai ke Kejati
ist
Para aktifis pegiat anti korupsi Amak Babel. 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Babel, Kamis (9/11/2017) besok akan menggelar aksi demo damai di kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Ketua Amak Babel, Hadi Susilo Purbaya dalam rilis yang disampaikan kepada bangkapos.com, Selasa (7/11/2017) malam menyatakan, pihaknya merasa sangat senang dengan kabar Kejari Pangkalpinang akan segera menyidangkan perkara SPPD fiktif itu.

"Tentunya publik sangat berharap agar sang bendahara berani buka-bukaan di persidangan nanti. Kami yakin Budi Wahyudi ogah di penjara sendirian, pastinya akan kami kawal sampai putusan dan tuntas," kata Hadi.

Lanjut Hadi Susilo jika tidak ada halangan Amak Babel juga akan mendatangi Kejati Babel, Kamis (9/11/2017). 

Pihaknya berharap adanya keseriusan dari penegak hukum di Babel dalam mengusut suatu perkara kasus korupsi.

"Selain itu kami meminta Kajati Babel yang baru lebih serius dalam pengungkapan dan penuntasan perkara korupsi, hal-hal yang menjadi tuntutan Amak Babel pada demo Kamis tanggal 9 November 2017 nanti," katanya.

Ada sejumlah poin pokok yang bakal disampaikan pihaknya dalam aksi demo nanti di gedung kantor Kejati Babel di antaranya yakni

1. Mendesak Kajati yang baru untuk segera menuntaskan perkara lama (PR) yang sempat tertunda.
2. Mendesak Kajati yang baru lebih berani sebagai Garda terdepan dalam pengungkapan perkara korupsi yang besar (bigfish).
3. Mendesak Kajati baru bekerja lebih serius, mengaca pada perkara-perkara korupsi yang kemarin, terkesan bekerja setengah hati, misalnya hari ini adanya penetapan tersangka, besok atau lusa, dapat kabar di SP3 dengan alasan setelah di hitung oleh BPK tidak adanya kerugian keuangan negara, nah kok bisa. Sebaiknya kan harus didapat dulu kerugiannya baru adanya yang disangkakan, ingat ini nasib orang.
4. Mengaca pada kasus pupuk kemarin, putusan hakim lebih rendah 2/3 dari tuntutan jaksa penuntut,artinya sesuai Surat Edaran Jaksa Agung no 001/JA/4/1995, jaksa penuntun wajib melakukan upaya hukum banding, ini tidak, ada apa ?
5. Kami berharap pada Kajati yang baru lebih hati-hati dalam menyangkakan seseorang,kalau nanti tidak adanya bukti kerugian keuangan negara oleh BPK.
6. Meminta kepada Kajati yang baru agar segera melaporkan LHKPN (Laporan harta kekayaan penyelenggara negara) ke KPK.

Amak Babel berharap sangat besar dalam kepemimpinan Kajati baru ini untuk menindak dugaan adanya Jaksa- jaksa yang nakal.

Sementara Kasi Penkum Kejati Babel, Roy Arland SH saat dikonfirmasi terkait pihak Amak Babel berencana akan menggelar aksi demo di Kejati Babel dalam waktu dekat ini justru Roy mengaku sudah mendapat kabar.

"Sudah," jawab Roy dalam pesan singgkatnya, Selasa (7/11/2017) malam.

Penulis: ryan augusta
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved