Belitung Dikeluarkan dari IUP Tambang Laut Sudah Disepakati

Semula, kata Taufik, telah disepakati bahwa Belitung dikeluarkan dari IUP tambang laut.

Belitung Dikeluarkan dari IUP Tambang Laut Sudah Disepakati
bangkapos.com/dok
Ketua DPRD Belitung, Taufik Rizani. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Munculnya peta Perencanaan RZWP3K Provinsi Bangka Belitung (Babel), terkesan perairan Negeri Laskar Pelangi dipaksakan untuk tetap dilakukan kegiatan tambang laut.

Terutama dalam mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil di Negeri Serumpun Sebalai, yang di dalamnya terdapat usulan tambang laut di Pulau Belitong.

Kota berwarna orange adalah peta IUP Pertambangan Laut, yang diusulkan melalui RZWP3K Provinsi Bangka Belitung (Babel).
Kota berwarna orange adalah peta IUP Pertambangan Laut, yang diusulkan melalui RZWP3K Provinsi Bangka Belitung (Babel). ()

"Kalau pak Gubernur masih ngotot buat memasukan tambang laut di Belitung, nanti akan berhadapan dengan masyarakat Belitung sendiri," kata Ketua DPRD Belitung Taufik Rizani kepada posbelitung.com, Rabu (8/11/2017).

Semula, kata Taufik, telah disepakati bahwa Belitung dikeluarkan dari IUP tambang laut.

Itu sudah tertuang dalam RTRW, bahwa perairan Belitung tidak boleh masuk pertambangan laut.

"Kami sudah minta itu harus di cabut, dan saya sudah berkoordinasi dengan Bupati soal ini. Karena prioritas kita pariwisata sekarang bukan tambang laut," ujarnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help