Kadin BLHD Babar Kaget Saat Mengetahui Pabrik Aspal Beroperasi

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Megawati terlihat kaget, saat mendapat kabar pabrik aspal tersebut beroperasi.

Kadin BLHD Babar Kaget Saat Mengetahui Pabrik Aspal Beroperasi
bangkapos.com/Anthoni
Pabrik AMP milik PT Multi Bangun Perkasa Abadi di kawasan Pal 6 Muntok 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Megawati terlihat kaget, saat mendapat kabar pabrik aspal tersebut beroperasi.

Pasalnya menurut laporan yang diterima Mega, pabrik aspal tersebut sudah lama tidak beroperasi.

" Saya pikir tidak beroperasi, karena selama ini laporan yang saya terima pabrik aspal tersebut tidak beroperasi. Kami apresiasi masukan dan informasi dari kawan-kawan media ," ujar Megawati di ruang kerjanya, Rabu (8/11/2017)

Menurut Mega pabrik AMP milik PT Multi Bangun Perkasa Abadi telah dilengkapi izin. Hanya saja pabrik Aspalh Mixing Plant (AMP) ini tidak menggunakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hanya Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) dan Upaya Pengelolaan Lingkungan (UPK), karena dinilai dampak dari pengoperasian tersebut tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup.

Selain itu, IMB perusahaan AMP milik PT Multi Bangun Perkasa Abadi itu, bersifat sementara dan tidak permanen. Namun Megawati tidak bisa memastikan berapa lama IMB tersebut karena bukan kewenangan pihaknya.

" Untuk pabrik AMP ini dia tidak menggunakan AMDAL karena dampak lingkungannya tidak begitu penting terhadap lingkunga. Jadi dia hanya mengantongi UPK/UPL. Terus IMB nya juga hanya sementara, coba tanya ke Dinas satu Pintu, soalnya mereka yang mengeluarkan," kata Megawati di ruang kerjanya, Rabu (8/11/2017).

Penulis: Antoni Ramli
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved