BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Masyarakat Tunggu Komitmen Polda Berantas Tambang Ilegal di DAS Perimping

Masyarakat di desa-desa di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Perimping, menunggu realisasi komitme

Masyarakat Tunggu Komitmen Polda Berantas Tambang Ilegal di DAS Perimping
bangkapos.com/Riyadi
Aktivitas penambangan ilegal di DAS Perimping, di depan eks tambak udang Dusun Tirus Desa Riau Kecamatan Riausilip. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat di desa-desa di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Perimping, menunggu realisasi komitmen dari Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang akan memberantas tambang ilegal di DAS.

"Kami menyambut baik komitmen dari Polda Babel tersebut, kami menunggu realisasinya, apalagi masalah tambang ilegal di DAS juga menjadi target utama untuk diberantas. Karena begini, masalah TI apung, rajuk dan tower ilegal di DAS Perimping, sampai sekarang tidak ada ujung penyelesaiannya, ya kami nunggu komitmen tersebut," kata warga di sekitar DAS Perimping Hakim kepada bangkapos.com, Rabu (8/11).

Warga lainnya, Rani berharap penanganan masalah TI ilegal di Sungai Perimping bisa diselesaikan.

"Kami siap membantu pihak Polda, kami siap membantu untuk turun ke lapangan," ujar Rani.

Diberitakan sebelumnya, " Dirkrimsus Polda Babel Kombes (Pol) Mukti Juharsa mengatakan, Daerah aliran sungai (DAS) menjadi target utama jajaran Ditkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung, untuk pemberantasan tambang-tambang ilegal kedepannya.

Hal itu diungkapkan oleh Dirkrimsus Kombes (Pol) Mukti Juharsa Senin (6/11/2017) lalu.

Salah satu alasan utamanya, tambang di DAS akan diberantas, karena di kawasan ini berbagai ekosistem terganggu terutama hutan manggrovenya.

Saat ini sejumlah kawasan berdasarkan laporan masyarakat sudah di dalami.

Ke depannya kawasan DAS akan jadi target, apalagi banyak laporan masyarakat yang resah karena aktifitas tambang ilegal di kawasan tersebut menggangu mata pencaharian masyarakat sekitar.

Penulis: riyadi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help