BangkaPos/

VIDEO: TI Tower di DAS dan Bakau Desa Rambat Kembali Marak

Meski telah berulang kali ditertibkan tim gabungan Polres Babar, Sat Pol PP dan Polhut, tak kunjung membuat penambang jera.

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) tower ilegal di Aliran Sungai (DAS) dan hutan Manggrove Desa Rambat, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat kembali marak.

Pantauan bangkapos.com, Rabu (8/11/2017) sore kemarin, raung suara mesin TI terdengar hingga jalan utama Desa Rambat.

Saat ditelusuri puluhan TI Tower beroperasi di balik hutan Magrove DAS Desa Rambat.

Terlihat sebagian penambang tengah sibuk diatas sakan. Sebagian adapula yang tengah menarik dan memindahkan ponton-ponton mereka.

Meski telah berulang kali ditertibkan tim gabungan Polres Babar, Sat Pol PP dan Polhut, tak kunjung membuat penambang jera.

Akstifitas penambangan di DAS dan hutan manggrove malah semakin menjadi-jadi. Selain razia, Bupati Bangka Barat H Parhan Ali dan Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi juga telah berulang kali mengeluarkan ultimatum agar penambang tidak lagi beroperasi dikawasan tersebut.

Kapolsek Simpang Teritip Ipda Kukuh, mengaku tak tahu menahu soal kembali maraknya aktifitas TI tower di DAS dan Manggrove Desa Rambat. Dirinya mengaku sudah lama tak melakukan pengecekan ke lokasi tersbeut.

Namun Kukuh menegaskan, masukan dan temuan tersebut akan disampaikan dirinya kepada Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi S.Ik. Bahkan rencana penertiban tengah dibahas pihaknya.

" Udah lama saya tidak masuk ke lokasi. terimakasih infonya, nanti saya sampaikan ke pimpinan. Sebelumnua kami juga sempat membahas untuk ditertibkan lagi," ujar Kukuh kepada bangkapos.com, Kamis (9/11/2017).

Penulis: oni
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help