BangkaPos/

16 Persen dari 1,3 Juta Penduduk Babel Terjerat Lingkaran Narkoba

Menurut kami angka para pengguna narkoba di Babel ini sangatlah tinggi, untuk itu kami butuh keseriusan dan dukungan dari masyarakat

16 Persen dari 1,3 Juta Penduduk Babel Terjerat Lingkaran Narkoba
ist
Ketua KPAD Provinsi Babel, Sapta Qodria Muafi SH bersalaman dengan perwakilan Dwin Foundation usai menanda tangani kesepakatan kerja sama di kantor KPAD lt 3 gedung kantor gubernur Babel, Air Itam, Pangkalpinang. 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sejak tahun 2016 angka penyalahgunaan narkoba di provinsi kepulauan Bangka Belitung (Babel) tercatat dari total 1,3 juta jiwa penduduk Babel sebagian tergolong sebagai pengguna narkoba hingga mencapai angka sebesar 16% (persen).

Sedangkan pengguna lainnya khususnya untuk usia 10-17 tahun kurang lebih 5 % (persen).

"Menurut kami angka para pengguna narkoba di Babel ini sangatlah tinggi, untuk itu kami butuh keseriusan dan dukungan dari masyarakat karena kami sebagai yayasan IPWL (Institusi Penerimaan Wajib Lapor--red)," kata Devi Yulianto selaku program manager Dwin Foundation Babel seizin ketua Dwin Foundation pusat, Agung Adi Dharma SH saat itu didampingi oleh Peksos Kemensos Adiksi, Asih Primadini SSos di sela-sela kunjungan ke kantor Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Babel, Jumat (10/11/2017) tadi pagi.

Kunjungan yang dilakukan oleh pewakilan Dwin Foundation Babel saat itu sebagaimana disampaikan oleh pihak KPAD Babel melalui rilis yang diterima bangkapos.com, Jumat (10/11/2017) pagi diterangkan jika hal itu sekaligus bermaksud melakukan kerja sama dengan pihak KPAD Provinsi Babel diiringi dengan penanda tanganan nota kesepakatan dalam upaya menekan angka para pengguna narkoba di Babel.

"Sesuai nota kerja sama ini kami mengajak pihak Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menekan angka peredaran narkoba, psikotropika, zat adiktif ," terang Devi.

Dalam kesempatan itu ketua KPAD Provinsi Babel, Sapta Qodria Muafi SH pihaknya menyatakan sangat berterimakasih dan mengapresiasi terhadap yayasan Dwin Foundation yang telah mengajak kerjasama demi kepentingan anak bangsa terutama anak-anak di provinsi kepulauan Babel.

"Sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi kepulauan Babel Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan anak, KPAD akan merekomendasikan anak-anak terutama anak yang terlibat nafza untuk direhabilitasi ditempat ini (Dwin Foundation--red) yang di biayai oleh Kemensos RI," kata Sapta.

Bahkan Sapta pun sempat menghimbau kepada Masyarakat provinsi kepulauan Babel untuk ikut serta dalam memerangi, pencegahan, peredaran narkoba terhadap anak-anak usia produktif.

"Nota kerja sama ini agar juga bisa membatu masyarakat yang anaknya terlibat dan terindikasi penyalahgunaan narkoba atau jenis apapun," tegas Sapta. (*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help