BangkaPos/

Enam ABK TB Youngtat Belum di Temukan, Pencarian Korban di Lanjutkan Besok

Hingga Jumat (10/11/2017) malam tim gabungan SAR menghentikan pencarian tenggelamnya kapal TB Youngtat 9 yang membawa tongkang

Enam ABK TB Youngtat Belum di Temukan, Pencarian Korban di Lanjutkan Besok
IST
Anggota TNI AL bersama tim lainnya terlihat sedang berada di atas kapal mendekati tongkang yang masih terapung di perairan Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, pada Jumat (10/11/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Hingga Jumat (10/11/2017) malam tim gabungan SAR menghentikan pencarian tenggelamnya kapal TB Youngtat 9 yang membawa tongkang kosong.

Sebanyak enam orang ABK yang hilang belum juga di temukan oleh tim pencari, sehingga mereka memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian korban yang hilang.

"Hingga pukul 18.00 WIB tim gabungan memutuskan kembali ke Sadai, dengan hasil menemukan tongkang Yongtut 9, lalu telah memasang lampu navigasi di tongkang,"ujar Danpos TNI AL Sadai Serma Firdaus mewakili Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Iwan Kuswanto kepada wartawan, Jumat (10/11/2017).

Baca: BREAKINGNEWS, Tugboat Penarik Tongkang Tenggelam di Perairan Pongok Bangka Selatan

Selain itu, Firdaus menambahkan pencarian korban ABK yang hilang sebanyak enam orang dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada besok hari.

"Tim belum menemukan enam ABK yang hilang hingga malam pukul 19.40 WIB, rencana besok akan kembali melanjutkan pencarian korban,"ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapal TB Youngtat 9 jenis Tugboatboat dengan kapasitas 56 GT pembawa tongkang tanpa muatan tenggelam di perairan Kepulauan Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, pada Jumat (10/11/2017) pagi pukul 10.15 WIB.

Kapal Tb.Youngtat 9 itu berangkat dari pelabuhan Tanjung Priok Jakarta pada, Senin (6/11) pukul 20.00 WIB setelah melakukan bongkar pasir.

Dimana, kapal tersebut direncanakan berlayar selama 36 jam dan diperkirakan tiba di pelabuhan Pangkal Balam Kota Pangkalpinang pada Kamis (9/11) dengan membawa muatan tongkang kosong.

Kapal milik PT Putra Sihiong Mandiri yang di nakhodai oleh Nasiridin itu belum diketahui penyebab tenggelamnya, hingga Jumat malam.

Kantor SAR Pangkalpinang menerima informasi pada, Jumat (10/11/2017) pukul 10.15 WIB melalui Anggota KPLP dan telah berkoordinasi dengan PT. Putra Sihiong Mandiri tentang data manifest TB Youngtat 9.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help