BangkaPos/

Polisi Pastikan Tak Ada Praktik Ilegal Logging di Tahura Menumbing

Kami pastikan tak adalagi aktivitas pembalakan disekitar kawasan Menumbing, karena setelah menerima info itu kami langsung turun

Polisi Pastikan Tak Ada Praktik Ilegal Logging di Tahura Menumbing
Bangka Pos / Nordin
Area wisata bukit menumbing Mentok Bangka Barat, Jum'at (27/11/2015) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kapolsek Muntok Iptu Chandra Wijaya, memastikan tak ada lagi praktik ilegal loging di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Menumbing, Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat.

Diakui Chandra, pihaknya langsung melakukan pengecekan, pasca adanya laporan dan temuan terkait maraknya aktifitas pembalakan liar disekitar kawasan Menumbing,

" Kami pastikan tak adalagi aktivitas pembalakan disekitar kawasan Menumbing, karena setelah menerima info itu kami langsung turun melakukan pengecekan ke kawasan Menumbing," ujar Chandra mewakili Kapolres AKBP Hendro Kusmayadi S.Ik, Jumat (10/11/2017)

Diberitakan sebelumnya aksi pembalakan liar (ilegal loging) diduga marak terjadi dikawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Menumbing, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Bahkan kabarnya, belum lama ini sejumlah warga dan anggota Forum Peduli Menumbing (FPM) sempat memergoki dan mengamankan sejumlah pelaku ilegal loging tersebut.

Namun pasca kejadian itu, tak membuat sejumlah pelaku ilegal loging jera, justru aksi penjarahan kayu tersebut semakin menjadi-jadi.

Relawan peduli lingkungan kota Muntok Rena Monica, mengatakan, Kamis (2/11/2017) kemarin sore, dirinya dan sejumlah rekannya memergoki sisa-sisa aksi ilegal loging di kawasan Tahura Muntok.

Rena mensinyalir aksi pembalakan liar tersebut belum lama terjadi. Ini dikuatkan dengan temuan serbuk dan kulit kayu yang masih basah.

" Sore kemarin kami menemukan sisa-sisa penebangan liar. Kalau kami lihat pohon itu baru ditebang karena masih ada serbuk-serbuk kayu dan kayunya masih basah," kata Rena kepada bangkapos.com, Jumat (3/11/2017) lalu.(*)

Penulis: oni
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help