BangkaPos/

KPK Kembali Tetapkan Setya Novanto Sebagai Tersangka, 13 Fakta Ini Terungkap di Pengadilan

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka.

KPK Kembali Tetapkan Setya Novanto Sebagai Tersangka, 13 Fakta Ini Terungkap di Pengadilan
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto mengadakan rapat dengan jajaran Dewan Pakar Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, di Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Jumat (21/7/2017). Pertemuan ini digelar atas permintaan DPP Golkar untuk membahas status Setya Novanto yang menjadi tersangka korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka.

Novanto diduga terlibat korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Pengumuman tersangka disampaikan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Jumat (10/11/2017).

//

"Setelah proses penyelidikan dan terdapat bukti permulaan yang cukup dan melakukan gelar perkara akhir Oktober 2017, KPK menerbitkan surat perintah penyidikan pada 31 Oktober 2017 atas nama tersangka SN, anggota DPR RI," ujar Saut.

Baca: Dokter Helmi Bilang Tembak Mati Istrinya karena Diperintah

Tiga tersangka dalam kasus e-KTP telah menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Berikut beberapa fakta persidangan mengenai Novanto yang sempat dirangkum Kompas.com.

1. Pertemuan pagi-pagi terdakwa dan Setya Novanto

Dalam kesaksian di pengadilan, mantan Sekretaris Jenderal Kemendagri, Diah Anggraini mengatakan, ada pertemuan yang dihadiri Irman serta anak buahnya, Sugiharto, dan Andi Narogong selaku pelaksana proyek e-KTP.

Baca: Setya Novanto Laporkan Ketua KPK ke Bareskrim, Kasus Korupsi e-KTP Jalan Terus

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help