BangkaPos/

Kisah Pilu Nara Septria, Bocah Berusia 2 Tahun yang di Vonis Buta, Tuli dan Gangguan Jantung

Fitriani menceritakan saat melahirkan Nara, ia merasa menerima kebahagiaan dan duka secara bersamaan

Kisah Pilu Nara Septria,  Bocah Berusia 2 Tahun yang di Vonis Buta, Tuli dan Gangguan Jantung
Bangkapos/idandimeikajovanka
Nara (2 tahun) bersama Fitriani (31 tahun) dan Medrianto (32 tahun) di kegiatan Operasi Katarak Gratis Rudi Center. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pagi itu, pukul 05:00 Fitriani (31) bersama sang suami Medrianto (32) berangkat dari Parit Tiga Jebus menuju RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

Mereka berniat melepaskan derita katarak yang menggeroti pengeliatan Nara Septria (2).

Melalui program operasi katarak gratis oleh Rudi Center membuka harapan pasangan tersebut terhadap kesembuhan), putri bungsunya, Minggu (12/11).

Fitriani menceritakan saat melahirkan Nara, ia merasa menerima kebahagiaan dan duka secara bersamaan.

Ia mengaku sangat bahagia melahirkan seorang putri karena kedua anak sebelumnya laki-laki. Tetapi, ia sangat sedih mengetahui buah hatinya di vonis buta, tuli, dan memiliki penyakit jantung.

Ibu tiga anak itu melahirkan putri bungsunya di satu diantara Rumah Sakit di Mentok.

Ia mengaku sangat kecewa dengan sikap sang Dokter yang seakan-akan melunturkan semangatnya.

Sang Dokter mengatakan bahwa Nara tidak bisa disembuhkan lagi meski di bawa ke rumah sakit manapun.

Mendengar hal itu, Fitriani langsung terpuruk dan kecewa. Menurutnya, seorang dokter tidak sepatutnya memupuskan harapannya dengan berkata seperti itu. Tak heran, pasangan suami-istri tersebut patah semangat.

Halaman
123
Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help