BangkaPos/

Ikan Lokal Belitung Banyak Dijual ke Bangka

Dikatakan Darmono dalam satu hari, pasokan ikan nelayan lokal di Belitung secara kasat mata rata-rata bisa mencapai 5 ton

Ikan Lokal Belitung Banyak Dijual ke Bangka
bangkapos.com/Zulkodri
Darmono, Kepala seksi Syahbandar Belitung 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Selain sebagai pemasok ikan Ekspor terbesar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ternyata hasil ikan tangkap nelayan lokal Belitung seperti ikan Jebung, Ciu (candang-red), Kerisi dan ikan lainnya juga banyak di jual di Pulau Bangka.

Hal ini, diungkapkan Darmono, kepala seksi Syahbandar Belitung saat ditemui bangkapos.com, Senin (13/11/2017).

Dikatakan Darmono dalam satu hari, pasokan ikan nelayan lokal di Belitung secara kasat mata rata-rata bisa mencapai 5 ton perhari, jumlah tersebut, bisa bertambah saat musim ikan dan berkurang saat musim barat.

"Berdasarkan Informasi dari nelayan disini, selain ikan untuk ekspor, ikan lokal seperti Ikan Candang (Ciu), ikan jebung selar dan lainnya di ambil oleh Unit Pengelolaan Ikan (UPI) disini untuk dijual ke Bangka. Karena harganya lumayan bagus dibanding di Belitung sendiri. Seperti ikan Candang (Ciu) kalau disini biasanya 10-15 ribu per kilogram, di Bangka bisa 30-35 ribu," ujarnya.

Selain harga bagus, dijualnya ikan Lokal dari Belitung ke Bangka, karena untuk belitung sendiri, jumlah konsumen ikan di Belitung sudah cukup, dengan perkiraan konsumsi perkapita masyarakat Belitung makan ikan sekitar 1,2 kg. Itu asumsi semuanya makan ikan.

" Dijualnya ikan lokal dari Belitung ke Bangka ini, diperkirakan hampir berjalan dua tahun belakangan ini, karena harganya lumayan. Karena kalau pas banjir ikan seperti saat Maret, April, Mei, UPI disini mau ambil sebanyak-banyaknya, untuk disimpan di colt storage , saat paceklik baru dilepas, makanya harganya melonjak. Itu ketahui saat dilakukan penelusuran kenapa produk perikanan juga jadi salah satu penyumbang inflasi," ungkapnya.

Sedangkan untuk ekspor menurut Darmono ikan Belitung kualitasnya sangat disukai oleh Singapura. Namun untuk ekspor sendiri Belitung harus melalui Pangkalpinang lantaran Belitung belum memiliki Lab Mutu.

" Kalau ekspor, setelah di kemas langsung bawa ke Pangkalpinang, sebab disana ada uji lab mutu, sedang di Belitung belum ada," ujarnya.

Penulis: zulkodri
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help