BangkaPos/

Kepala BLHD Sebut Proses Perizinan Pabrik AMP Sesuai Aturan

Megawati, menyebutkan proses pemberian izin pabrik Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Multi Bangun Perkasa Abadi.

Kepala BLHD Sebut Proses Perizinan Pabrik AMP Sesuai Aturan
bangkapos.com/Anthoni
Pabrik AMP milik PT Multi Bangun Perkasa Abadi di kawasan Pal 6 Muntok 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Bangka Barat Megawati, menyebutkan proses pemberian izin pabrik Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Multi Bangun Perkasa Abadi.

Pernyataan ini disampaikan Megawati, menyusul adanya tanggapan dari anggota DPRD Babel Dapil Bangka Barat Deddi Wijaya, yang menyebutkan setiap usaha dan/atau kegiatan yang wajib memiliki amdal atau UKL-UPL wajib memiliki izin lingkungan sesuai ketentuan Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Menurut Megawati, proses perizinan pabrik AMP sudaj sesuai mekanisme dan aturan Undang-undang, Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Bupati (Perbub) dan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bangka Barat.

Menurut Megawati, izin lingkungan pabrik AMP tersebut keluar Januari 2017. Kala itu dirinya diminta memproses izin tersebut. Namum Megawati tidak bisa menjelaskan mekanisme perizinan sebelumnya lantaran baru menjabat kepala BLHD.

" Untuk mekanisme perizinan sudah sesuai undang-undang, PP, Perbub dan Perda. kalau izin lingkungan masih baru ya, begitu saya dilantik Januari 2017 saya diminta memproses izin pabrik AMP tersebut. Kalau ditanya soal izin sebelumnya saya tidak bisa menjelaskan," ujar Megawati kepada bangkapos.com, Senin (13/11/2017).

Penulis: oni
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help