Reniati: Saya Tidak Mau Ngutang Beli Fortuner atau Pajero No Way

Anggota DPRD Kabupaten Bangka Theresia Reniati Sajuni menilai tidak jelas kemana enam mobil operasional dewan

Reniati: Saya Tidak Mau Ngutang Beli Fortuner atau Pajero No Way
bangkapos.com/Nurhayati
Theresia Reniati Sajuni 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota DPRD Kabupaten Bangka Theresia Reniati Sajuni menilai tidak jelas kemana enam mobil operasional dewan dan tiga mobil operasional pimpinan dewan yang dikembalikan Sekretariat DPRD Kabupaten Bangka kepada Sekretariat Pemkab Bangka.

"Kok cepat benar ditarik lalu cepat benar dibagi. Mobil itu kemana dibagi saya kurang jelas," kata Reniati kepada bangkapos.com, Senin (13/11/2017) di Ruang Komisi I DPRD Kabupaten Bangka.

Ia pernah minta adanya hibah mobil dinas untuk Klenteng di Kutopanji Kecamatan Belinyu. Mobil itu untuk operasional umat Konghucu. Pasalnya banyak kegiatan keagamaan umat Konghucu yang memerlukan kendaraan operasional untuk mengantar warga beribadah ke klenteng khususnya bagi warga kurang mampu yang rumahnya jauh.

"Saya ngomong dulu lisan dengan ajudan tapi katanya habis. Informasi pertama katanya ada, nanti kasih tahu bapak tinggalin satu, saya belum sempat bikin proposal karena dinas terus. Tiba-tiba saya pulang, katanya ibu cuma ngomong dia bilang sekarang sudah habis. Saya bilang alangkah cepatnya dikasih ke mana. Mobil ini bukan untuk saya untuk warga tidak mampu. Ada warga yang ke tempat ibadah naik sepeda jauh untuk memudahkan mereka menjalankan ibadah," jelas politisi dari Partai Gerindra ini.

Dia berharap, satu kecamatan dapat satu mobil hibah dari Pemkab Bangka. Dia menilai orang-orang tertentu saja yang dapat mobil hibah dari Pemkab Bangka.

Ditanyakan dengan adanya uang tunjangan transportasi untuk dewan, ia bersyukur karena anggota dewan memerlukan kendaraan untuk operasional menjalankan tugas-tugas mereka.

Reniati sendiri kini sudah memiliki mobil pribadi, ia membeli mobil Toyota Veloz secara kontan. Pilihannya jatuh ke Toyota Veloz karena jika dijual harganya tidak terlalu anjlok.
"Saya tidak mau ngutang beli Fortuner atau Pajero no way!" tegas Reniati.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help