BangkaPos/
Home »

Seleb

» Gosipi

7 Fakta Tentang Ananda Sukarlan, Pianis yang Walk Out saat Anies Baswedan Pidato

7 Fakta Tentang Ananda Sukarlan, Pianis yang Walk Out saat Anies Baswedan Pidato

7 Fakta Tentang Ananda Sukarlan, Pianis yang Walk Out saat Anies Baswedan Pidato
TRIBUNNEWS.COM
Ananda Sukarlan 

BANGKAPOS.COM - Sosok pianis Indonesia Ananda Sukarlan tiba-tiba jadi perbincangan warganet.

Hal itu lantaran dia walk out meninggalkan ruangan saat Gubernur DKI Jkaarta Anies Baswedan berpidato di acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).

"Ya, saya memang walk out di tengah pidato (Anies Baswedan)," kata Ananda kepada Kompas.com, Senin (13/11/2017).

//

Siapa sebenarnya Ananda Sukarlan, ini fakta-fakta menarik tentangnya.

1. Pianis Indonesia yang terkenal di Eropa.

//

Ananda Sukarlan lahir pada tanggal 10 Juni 1968 di Jakarta. Ia adalah anak dari pasangan Sukarlan and Poppy Kumudastuti.

Di Eropa, nama Ananda cukup dikenal oleh komposer-komposer di sana.

2. Main Piano sejak umur 5 tahun

Ananda Sukarlan pertama kali mengenal piano pada usia lima tahun melalui kakaknya, Martani Widjayanti.

Minatnya pada piano ini kemudian dikembangakan oleh kedua orang tuanya dengan mengikutsertakan Ananda dalam kursus piano yang dibimbing oleh Soetarno Soetikno dan Rudy Laban.

3. Belajar di AS

Setelah lulus dari SMA, ia kemudian melanjutkan pendidikannya dengan menerima tawaran beasiswa Piano Petrof dari University of Hadford, Connecticut, Amerika Serikat pada tahun 1986.

4. Murid Naum Grubert

Pada 17 tahun ia ke eropa.

Disana ia memperdalam ilmunya dalam bermain piano di Koninklijk Conservatorium Den Haag.

Ia pun mampu lulus dengan predikat summa cum laude pada tahun 1993 di bawah bimbingan Naum Grubert, seorang pianis handal yang sering menyabet gelar internasional.

Dari sinilah namanya kemudian mulai dikenal dunia. Ia mulai rajin tampil dalam festival-festival di luar negeri mendampingi orkestra simfoni dan ansambel terkenal di beberapa kota besar Eropa seperti Berlin, Rotterdam, Paris, Wellington, dan hampir semua orkestra simfoni di Spanyol.

5. Puncak karier

Ananda yang sering berkiprah di Eropa juga sering mengisi acara-acara resmi kenegaraan.

Seperti pada tahun 2000, ia sepat diundang Ratu Sofia dari Spanyol untuk mengisi acara konser pada Malam Gala Queen Sofia Prize di Madrid.

Ia juga pernah tampil di hadapan Presiden Abdurrahman Wahid di Istana Merdeka pada acara konser recital esklusif yang diselenggarakan pada 19 Agustus 2000.

Pada tahun 2002, ia mencapai puncak karirnya dengan menandatangani kontrak untuk berkolaborasi dengan dengan komponis besar Perancis Pierre Boulez pada tur konser ke 11 kota di antaranya Helsinkski, Oslo, Santiago, dan Paris.

6. Bikin lagu untuk ahok

Saat mantan Gubernur DKI Jakarta, Ahok merayakan HUT ke 51 tahun pada 29 Juni, Ananda Sukarlan membuat lagu Let The Moon Shine Brighter.

Ananda mengaku karyanya mengalir begitu saja lantaran melihat keprihatinan nasib mantan Gubernur DKI Jakarta ini yang sekarang tengah menjalani tahanan di Mako Brimob.

7. Penghargaan

Penghargaan yang diterimanya antara lain:

Eduard Elipse Award di Amsterdam, Belanda (1988)

Juara Pertama "Nadia Boulanger" - Concours International d'Orleans di Orleans, Prancis, (1993).

Juara Pertama "Xavier Montsalvatge" - Concurso de Musica del Siglo XX Xavier Montsalvatge, Ginora, Spanyol (1993)

Juara Pertama "Blanquefort Piano Competition", Bordeaux, Prancis (1994)

Juara Pertama dan Juara Favorit kategori The Best Interpreter of Spanish Music "City of Ferrol Piano Competition" di Galicia, Spanyol (1995)

Juara Kedua "Sweelinck-Postbank", Amsterdam, Belanda (1995)

Juara Ketiga "Fundacion Guerrero Competition", Madrid, Spanyol (1995)

Juara Kedua "Vienna Modern Master Performers Recording Award" (1996)

Outstanding Musicians on the 20th Century. (2000)

Nominee Unesco Prize (2001)

Mont Blanc Asia atas kontribusinya untuk industry music klasik Indonesia (2003)

Pianis Indonesia pertama yang tercatat dalam The International Who's Who in Music book.(*)

Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help