BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Diterjang Gelombang, Empat Nelayan Bangka Mengapung di Perairan Pulau Tujuh

Empat orang nelayan Bangka terjun ke laut. Mereka kemudian terombang-ambing bertahan pada puing-puing kapal

Diterjang Gelombang, Empat Nelayan Bangka Mengapung di Perairan Pulau Tujuh
bangkapos.com/dok
Ridwan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Empat orang nelayan Bangka terjun ke laut. Mereka kemudian terombang-ambing bertahan pada puing-puing kapal yang terbalik, usai diterjang gelombang di Perairan Tujuh, arah Selatan Kepulauan Riau (Kepri) atau Tenggara Pulau Bangka, Selasa (14/22/2017).

Beruntung, nelayan Pulau Tujuh menemukan korban. Korban kemudian diangkat ke atas perahu nelayan si penyelamat, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. "Kapal yang tenggelam itu adalah KM Cembi Ulvia," kata Ketua Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan memberi informasi kepada Bangkapos.com, Selasa (14/11/2017) malam.

Informasi tenggelamnya kapal korban didapat Ridwan dari rekan-rekan sesama nelayan di Belinyu. Saat badai datang, gelombang tiba-tiba melambung setinggi kurang lebih empat meter. Nahkoda KM Cembi Ulvia, Mansur (40) tak mampu mengendalikan laju kapal, sehingga kapal naas terbalik dan sebagian bodi kapal tenggelam dalam lautan.

"Ombak setinggi empat meter di wilayah delapan mill arah tenggara Pulau Tujuh. Saat kejadian, KM Cembi Ulvia berisi empat orang nelayan, termasuk nahkoda. Mereka masing-masing Nahkoda bernama Mansur (40), Fudding (50) dan Darto (37), Ambo (42), ketiganya anak buah kapal (ABK)," kata Ridwan.

Insiden diperkirakan terjadi sekitar Pukul 13.00 WIB, Selasa (14/11/2017). Korban kemudian ditemukan dua jam kemudian, sekitar pukul 15.00 WiB.

"Setelah diselamatkan oleh Nelayan Pulau Tujuh, tak berapa lama melintas lagi Kapal Pak Aziz, Nelayan asal Belinyu sehingga korba diserahkan kepada Pak Aziz untuk dibawa pulang ke Bangka," kata Ridwan memastikan empat orang korban dinyatakan selamat.

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help