Gara-Gara Bau Kotoran Babi, Warga Ini Gak Bisa Makan, Akhirnya Mengungsi

Saya mengungsi karena sudah tak tahan baunya. Kadang-kadang saya muntah mencium baunya. Makan juga dak bisa, karena bau busuk ini

Gara-Gara Bau Kotoran Babi, Warga Ini Gak Bisa Makan, Akhirnya Mengungsi
bangkapos/ferry laskari
Ketua DPRD Bangka, Parulian alias Ucok dan Kabid Perundang-Undangan Satpol PP Achmad Suherman, Senin (13/11/2017) mendatangi kandang babi CV Kenanga Jaya Farm di Airkenanga Sungailiat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ny Titi Susanti (50), terpaksa mengungsi pindah ke rumah keluarganya. Ibu rumah tangga (IRT), Warga RT 01 Lingkungan Lubukelik Kelurahan Lubukelik Sungailiat Bangka ini tak tahan setiap hari muntah-muntah karena mencium bau busuk dari Peternakan Babi CV Kenanga Jaya Farm, dekat rumahnya.

"Saya sampai pindah, mengungsi ke rumah keluarga. Karena bau busuk dari kandang babi ini menebar ke dalam rumah saya. Apalagi kalau buka jendela, baunya semakin busuk sekali," kata Ny Titi saat ditemui ketika sedang menggelar aksi protes bersama puluhan warga yang datang ke kandang babi CV Kenanga Jaya Farm di Lingkungan Parit Tujuh Lingkungan Airkenanga Kelurahan Kenanga Sungailiat Bangka, Senin (13/11/2017).

Perempuan yang mengaku tinggal sendiri di rumah, mengaku sudah tak tahan lagi. Setiap hari bau busuk semakin merebak.

"Saya tingggal sendiri di rumah karena anak saya tinggal di Jakarta. Saya mengungsi karena sudah tak tahan baunya. Kadang-kadang saya muntah mencium baunya. Makan juga dak bisa, karena bau busuk ini," keluh Titi.

Sementara itu, lokasi rumah Ny Titi berada Lingkungan Lubukelik, berbatasan dengan Lingkungan Parit Tujuh Air kenanga Kelurahan Kenanga Sungailiat, atau dekat dengan kandang babi milik perusahan tadi. Tak hanya Titi, namun ibu rumah tangga di sekitarnya, juga mengeluh.

Seperti yang diutarakan oleh Ny Anyun (50), Warga RT 01 Lubukelik Sungailiat.

Ibu rumah tangga ini menyebutkan, busuk akan semakin terasa ketika hujan turun atau menjelang petang hingga malam hari.

"Kalau hujan limbahnya ngambus (meluap) masuk ke pekarangan, bahkan kadang mengalir ke dalam rumah. Dan kalau hujan, baunya busuk sekali," tambah Ny Anyun (50), ditemui saat aksi protes di kandang babi CV Kenanga Jaya Farm, Senin (13/11/2017).

Anyun melontarkan peringatan keras kepada pihak perusahan agar segera menghentikan aktifitas peternakannya. Jika tidak ibu-ibu rumah tangga, bersama warga lainnya akan bertindak.

Halaman
123
Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved