BangkaPos/

Imigrasi Kelas II Tanjungpandan dan PT POS Teken MoU Untuk Pelayanan Pemohon Paspor

Imigrasi Kelas II Tanjungpandan dan PT POS Tanjungpandan melakukan penandatangan MoU

Imigrasi Kelas II Tanjungpandan dan PT POS Teken MoU Untuk Pelayanan Pemohon Paspor
bangkapos.com/Dede Suhendar
Kepala Imigrasi Kelas II Tanjungpandan Eddy Erawan bersama Kepala Kantor PT POS Tanjungpandan Third Herlambang menunjukkan unit layanan dari PT POS yang stay di depan ruang pembuatan paspor, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pemohon paspor, Imigrasi Kelas II Tanjungpandan dan PT POS Tanjungpandan melakukan penandatangan MoU, Selasa (14/11).

Nota kesepahaman tersebut bertujuan PT POS siap melayani pemohon paspor mulai dari pembayaran PNBP sampai mengantarkan paspor yang telah selesai dicetak langsung ke rumah pemohon.

"Intinya kerjasama ini dilakukan di seluruh Imigrasi dan PT POS seluruh Indonesia. Jadi bukan hanya di Belitung saja. Jadi pemohon tidak perlu bolak balik lagi," ujar Kepala Imigrasi Kelas II Tanjungpandan Eddy Erawan kepada posbelitung.

Menurutnya, sebagai wujud kerjasama tersebut, PT POS Tanjungpandan telah menempatkan satu unit mobil beserta petugasnya di depan ruang pembuatan paspor.

Sehingga pemohon bisa langsung menyetorkan biaya PNBP dan jika sepakat, PT POS juga akan langsung mengantarkan paspor yang sudah selesai dicetak Imigrasi langsung ke alamat pemohon.

"Layanan ini bukan paksaan, tetap ada kesepakatan juga antara pemohon dengan PT POS. Tentunya ada biaya tambahan di sana, kalau sepakat nanti ada yang perlu ditandatangi," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor PT POS Tanjungpandan Third Herlambang menambahkan program layanan tersebut merupakan bentuk nyata dalam memudahkan pelayanan kepada masyarakat khusus pemohon paspor.

Ia mengakui, terdapat beberapa proses yang harus dilalui bagi pemohon dalam mengajukan pembuatan paspor, mulai dari pengajuan, pembayaran PNBP dan pengambilan kembali.

"Dengan adanya layanan ini, proses itu bisa dipersingkat. Jadi sesudah pengajuan, pemohon bisa langsung menyetor PNBP langsung di Imigrasi tanpa bolak-balik, begitu juga saat pengambilannya," katanya.

Ia mengakui, dalam pembayaran PNBP tidak hanya melalui kantor POS, tetapi juga bisa melalui perbankan. Oleh sebab itu, layanan tersebut bukan paksaan, tetapi justru memberikan pilihan kepada masyarakat.

"Walaupun pembayarannya melalui perbankan, pemohon juga masih bisa meminta kami mengantarkan paspornya. Meskipun ada biaya, tapi tidak terlalu mahal," katanya.

Selang beberapa menit setelah launching, pemohon langsung memanfaatkan program tersebut. Beberapa pemohon langsung mendatangi mobil PT POS yang stay di depan pintu ruangan pembuatan paspor.

Bahkan Kepala Imigrasi bersama Kepala PT POS Tanjungpandan langsung mensosialisasikan layanan tersebut kepada masyarakat yang tengah mengantri pemohon paspor.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help