BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Pencarian ABK yang Hilang hingga Laut Bubus-Pesaren, Tim Pencari Terhalang Badai

Upaya pencarian Bagas (17) ABK KM Rizki Wahyu 4GT, Selasa (14/11) hari ini dilanjutkan lagi, di perairan Karang Tembok

Pencarian ABK yang Hilang hingga Laut Bubus-Pesaren, Tim Pencari Terhalang Badai
IST
Direktur Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) Bangka, Hanif, Selasa (14/11) turut melakukan pencarian Bagas (17) ABK KM Rizki Wahyu, yang hilang sejak Minggu (12/11), setelah kapalnya tenggelam akibat diterjang puting beliung di Tanjung Pala Desa Teluk Limau Kabupaten Bangka Barat. 

"Saat di Laut Pesaren-Bubus, kami menemukan barang yang sama, keesokan harinya ketika arusnya kembali ke Karang Tembok, barang yang juga ditemukan lagi di Karang Tembok, barang yang ditemukan berupa serpihan bagian dari KM Rizki Wahyu," ungkap Hanif.

Dikatakan Hanif, pencarian di hari ketiga, hanya setengah hari saja dan sekitar pukul 13.00 WIB, awan hitam mulai mengumpul dan tak lama terjadi badai.

Tapi sebelum badai terjadi disertai gelombang besar, Tim sudah mengarah pulang ke Dermaga Batu Dinding dan Tanjung Gudang Belinyu.

"Ada badai dan gelombang besar, makanya sekitar jam 1 siang kami sudah bergeser ke darat di Belinyu," ujar Hanif.

TKP tempat KM Rizki Wahyu dan satu ABK hilang atas nama Bagas (17) di Karang Tembok, jaraknya dari Tanjung Gudang sekitar 18 mil, sedangkan dari Tanjung Gudang ke Bubus sekitar tujuh mil.

"Kami Senin kemarin, juga sempat ke tengah, untuk mencari keberadaan korban Bagas, tapi nihil," kata Hanif.

Hal sama diungkapkan Komandan Kapal Polisi 2008 Polda Babel Brigadir Purnomo mengatakan, untuk sementara ini belum ada informasi. Korban belum ditemukan.

"Cuaca juga lagi nggak bagus, di bagian barat daya, gelombang besar," ujar Purnomo.
Sementara, para nelayan di Batu Dinding yang tidak ikut turun dalam pencarian korban, mereka berkumpul dan menunggu di Dermaga Batu Dinding, dengan harapan korban (Bagas) segera ditemukan.

Penulis: riyadi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help