Home »

Lokal

» Bangka

Ingin Rumah Tangga Tentram, Berbisnislah Dengan Allah

Ustadz Hendi Kurniah menyarankan agar umat Islam berbisnis dengan Allah SWT.

Ingin Rumah Tangga Tentram, Berbisnislah Dengan Allah
bangkapos.com/Nurhayati
Ustadz Hendi Kurniah saat menyampaiksn tausyiah pada acara Rebo Kasan, Rabu (15/11/2017) di Masjid Farhan Kamal Desa Air Anyir. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ustadz Hendi Kurniah menyarankan agar umat Islam berbisnis dengan Allah SWT. Berbisnis dengan Allah tidak akan rugi tetapi untung.

Menurutnya ada empat cara berbisnis dengan Allah, pertama selalu membaca Al Qur'an.

Dikatakan Hendi orang yang dekat dengan Al Qur'an rezekinya mudah diperoleh dan orang yang selalu bersyukur akan ditambah nikmatnya oleh Allah.

Kedua menegakan sholat, ketiga memakmurkan masjid dan keempat suburkan sadaqoh.

"Saya pernah didatangi seorang amang. Dia bilang Ustadz saya nanam sahang 500 batang. Ku bilang dikit e mang. Dia bilang untuk apa nanam banyak tapi beli bibit kek beli pupuk e berutang. Amang tu bilang ustadz ku nanam sahang ni sikok niat e nek ngeliat bende item. Ku bepikirlah apa mang bende itemnya? Bende item tu Kabah ustadz kata Amang. Ku nek ninten bini ku same-same ngeliling Kabah. Wew amang ne mesra ge kayak film-film India. Ku peluk amang tu ku bilang mang Insyaallah Allah akan mengabulkan doa amang," cerita Ustadz Hendi saat memberikan tausyiah pada acara Rebo Kasan, Rabu (15/11/2017) di Masjid Farhan Kamal Desa Air Anyir.

Menurutnya tidak berapa lama warga asal Kabupaten Bangka tersebut menelponnya ternyata dia mengabarkan ingin berumroh bersama istrinya dengan biro haji dan umroh yang dikelola Ustadz Hendi.

Ketika lebaran Hendi bersama istrinya berkunjung ke rumah warga tersebut. Ternyata tidak hanya umroh dari hasil sahang ia bisa membeli mobil bekas untuk usaha anaknya, menambah ruang dapur rumah dan membeli lahan di belakang rumahnya untuk berkebun lada lagi. Saat itu harga jual lada sebesar Rp 230.000 perkilogram.

"Ku peluk amang tu ku nangis ku bilang mang orang mengejar cahaya Allah akan mendapat akhirat dan nikmat dunia mengiringinya. Orang yang mengejar bayang-bayang tak akan bisa menangkapnya," tutur Hendi.

Dia juga pernah berkunjung ke Thailand di Provinsi Yala. Mengunjungi komunitas muslim disana dimana mereka menanam padi, menanam buah sambil berzikir dan berhenti bekerja saat waktu salat datang.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help