Romo Magnis Sesalkan Aksi Walk Out di Kolese Kanisius, Saat Anies Baswedan Berpidato

Silakan panitia dikritik. Tetapi menginisiasikan suatu demonstrasi penghinaan terbuka terhadap Gubernur saya anggap penyalahgunaan kesempatan

Romo Magnis Sesalkan Aksi Walk Out di Kolese Kanisius, Saat Anies Baswedan Berpidato
Tribun Style
Ananda Sukarlan dan Anies Baswedan 

Ia bahkan mencontohkan, seandainya Habib Rizieq Syihab dipilih menjadi Gubernur, Kanisius juga harus dapat hidup dengannya.

Terkait sikap Ananda Sukarlan, Magnis menilai itu adalah haknya untuk menolak Anies. Ananda tidak perlu dicurigai bersikap sektarian. Namun Magnis tetap tidak setuju dengan sikap walk out-nya. Menurutnya, sebagai tamu, Anies semestinya dihormati.

“Silakan panitia dikritik. Tetapi menginisiasikan suatu demonstrasi penghinaan terbuka terhadap Gubernur DKI saya anggap penyalahgunaan kesempatan,” katanya.

Ananda dan Magnis adalah dua dari lima alumnus Kanisius yang mendapat penghargaan dari sekolah khusus laki-laki itu. Tiga lainnya adalah Derianto Kusuma (pendiri Traveloka), Irwan Ismaun Soenggono (tokoh pembina Pramuka) dan Dr Boenjamin Setiawan (pendiri Kalbe Farma).

Ananda saat Anies berpidato berdiri dari kursi VIP-nya dan walk out. Komponis dan pianis ini mengaku tidak setuju dengan kehadiran Anies.

Aksi walk out Ananda itu kemudian diikuti oleh ratusan alumni dan anggota hadirin lainnya.

Mereka kemudian kembali masuk ke ruangan usai Anies selesai berpidato dan meninggalkan acara.

Editor: khamelia
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved