SPSI Belitung Catat Hanya 3000 Pekerja yang Dapat Gaji Sesuai UMP

SPSI Kabupaten Belitung, semula mencatat terdapat 3000 orang pekerja menerima upah sesuai dengan UMP

SPSI Belitung Catat Hanya 3000 Pekerja yang Dapat Gaji Sesuai UMP
bangkapos.com/Disa Aryandi
SPSI Belitung, Selasa (14/11/2017) saat melakukan audiensi dengana DPRD Belitung terkait kenaikan UMP Babel hanya 3,8 persen. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Belitung, semula mencatat terdapat 3000 orang pekerja menerima upah sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).

3000 orang pekerja ini bergelut di sektor perkebunan, pertanian dan pertambangan. Namun diluar dari 3000 orang ini, diduga masih terdapat pemberi kerja yang belum mentaati peraturan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015, tentang pengupahan.

Ada sekitar ribuan orang, masih mendapatkan upah dibawa UMP.

"Itu masih banyak yang belum standar, kisarannya dibawah Rp 2 juta lah gaji mereka. Tapi dalam perihal ini kami hanya bisa mendorong saja, dan tidak bisa mengambil keputusan," kata Ketua DPC SPSI Kabupaten Belitung Azhar Asbathara kepada posbelitung.com, Rabu (15/10/2017).

Pengawasan terhadap pemberi kerja dan pekerja yang mendapatkan upah dibawah UMP, kata Azhar, adalah bagian dari Dewan Pengawasan. Namun mereka hanya bisa mendorong, dan berharap agar bidang tersebut mengawasi pemberi kerja yang tidak membayar upah sesuai UMP.

"Tentunya kami berharap untuk instansi terkait dibidang tersebut, agar dapat mengawasi. Karena pekerja yang ada di Belitung perhitungan kami semuanya sekitar 7000 - 8000 orang," jelasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help