Penetasan Telur Ayam Merawang Terkendala Listrik

Listrik disini sering padam, kalau untuk penetasannya menggunakan alat penetas, pasti akan terkendala.

Penetasan Telur Ayam Merawang Terkendala Listrik
bangkapos.com/Riyadi
Ayam Merawang (bulu pirang) yang dipelihara warga Kelurahan Kelapa Kecamatan Kelapa. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peternak Ayam Merawang, Bujang warga Riausilip mengungkapkan, belum berani menggunakan alat penetasan telur, untuk proses penetasan telur ayam merawang, karena listrik tidak stabil.

Listrik disini sering padam, kalau untuk penetasannya menggunakan alat penetas, pasti akan terkendala.

Baca: Ayam Merawang Mulai Digandrungi Warga Lagi

"Listrik padam tiga jam saja, potensi gagal menetas itu lebih besar. Males pakai alat penetas, karena listrik di sini sering padam, sebenarnya kalau pakai alat penetas, potensi berhasilnya lebih besar, tapi kalau listrik sering padam, kalau listrik nggak stabil, potensi gagal menetas itu prosentasenya lebih besar," kata Bujang kepada bangkapos.com, Kamis (16/11).

Dikatakan Bujang, harga ayam Merawang lebih mahal, tapi banyak warga mencarinya.
Mereka yang pesan bibit ayam Merawang, ada juga yang bilang, mau memeliharanya karena hobi, tapi ada juga yang bilang untuk persiapan lebaran kelak.

"Kami sebagai peternak ayam Merawang, belum mampu melayani pesanan bibit skala besar, karena kendala tadi," katanya.

Penulis: riyadi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved