Tego Bantah Adanya Transaksi Jual Beli Darah di PMI Bangka

Ketua Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka H Tego membantah adanya transaksi jual beli darah di PMI.

Tego Bantah Adanya Transaksi Jual Beli Darah di PMI Bangka
bangkapos.com/Nurhayati
Ketua Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka H Tego berfoto bersama Wakil Bupati Bangka Rustamsyah dan Ketua PMI Babel Ratmida Dawam, pada kegiatan Temu Gembira IV PMR PMI Kabupaten Bangka dan Temu Karya Relawan Daerah Ke 1 PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (17/11/2017) di Pantai Matras.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka H Tego membantah adanya transaksi jual beli darah di PMI.

Menurutnya biaya itu bukan untuk pengambilan kantong darah tetapi biaya pergantian kantong dan pengolahan darah sebesar Rp 360.000 dimana biaya tersebut berlaku seluruh Indonesia.

"Itu bukan beli darahnya tetapi untuk pengolahan kantong dan sebagainya. Kita di Kabupaten Bangka malah ada subsidi dari PMI. Jadi yang seharusnya Rp 360.000 sekarang masyarakat cuma membayar Rp 260.000. Jadi kita ada subsidi Rp100.000 per kantong untuk tahun 2017," tegas Tego saat dikonfirmasi bangkapos.com ketika kegiatan Temu Gembira IV PMR PMI Kabupaten Bangka dan Temu Karya Relawan Daerah Ke 1 PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (17/11/2017) di Pantai Matras.

Diakuinya pada tahun 2017 ini biaya total subsidi untuk kantong darah di Kabupaten Bangka sebesar Rp 250 juta. Dimana pemakaian kantong darah yang digunakan dari UPTD Rumah Sakit berapa perbulannya maka pihak PMI akan mengganti sebesar Rp100.000 per kantong.

Sedangkan untuk stok darah di PMI Kabupaten Bangka, diakui Tego memang belum ada dimana pihaknya hanya menyediakan data relawan pendonor darah. Namun diakuinya selama ini tidak ada kendala dalam penyedian stok darah.

Untuk memenuhi stok darah di Kabupaten Bangka pihak PMI Kabupaten Bangka mengimbau masyarakat maupun instansi yang mengadakan kegiatan agar mengadakan donor darah. Pihaknya siap untuk membantumu pelaksanaan donor darah seperti kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 53, Minggu (12/11/2017) lalu di Lapangan Bina Satria.

Saat ini diakuinya relawan pendonor darah yang paling sedikit adalah darah AB yang susah mencari pendonornya.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved