Upaya Penolakan Tambang Laut Diperlukan Gerakan Moral

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung Isyak Meirobie mengatakan, dalam upaya penolakan tambang laut, diperlukan gerakan moral

Upaya Penolakan Tambang Laut Diperlukan Gerakan Moral
IST
Gubernur Babel Erzaldi berfoto bersama perwakilan masyarakat Belitung usai melakukan pertemuan, Jumat (17/11/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung Isyak Meirobie mengatakan, dalam upaya penolakan tambang laut, diperlukan gerakan moral dari masyarakat. Lalu, gerakan itu sudah dibuktikan lewat aksi yang dilakukan beberapa waktu lalu.

"Yang kami lakukan hari ini gerakan diplomasi seiring dengan gerakan moral yang telah dilakukan masyarakat. Ini harus beriringan agar membuahkan hasil seperti kesempatan ini," katanya, Jumat (17/11/2017).

Isyak bersyukur pertemuan tersebut membuahkan hasil meskipun sementara. Tetapi dirinya menilai Gubernur telah menunjukkan konsistensinya agar wilayah perairan Belitung bebas tambang laut.

"Intinya KIP itu keluar dulu dari perairan kita. Nanti selanjutnya akan diatur lagi dalam perda zonasi dan Gubernur sudah menyatakan kalau perairan Belitung bebas tambang laut,," katanya.

Ia mengungkapkan, selama ini tidak ada orang yang berkenan menjadi jembatan kebijakan dan komunikasi secara diplomatis. Akhirnya, selaku wakil rakyat dirinya berinisitif mempertemukan beberapa perwakilan masyarakat dengan orang tertinggi di Babel.

Ia menilai bertemu langsung lebih efektif dibandingkan berkirim surat dengan Gubernur.

"Saya sambungkan kegundahan masyarakat dengan pemimpin yang akan mengambil kebijakan. Hasilnya cukup menggembirakan, meskipun sementara tapi sudah punya progres," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved