Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia Komisariat Babel Dilantik

Literasi adalah kemampuan kita membaca atau melek bacaan atau iqro, mampu memahami syukur-syukur bisa melaksanakan

Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia Komisariat Babel Dilantik
ist
Foto bersama Profesor Suwardi Endraswara, Guru Besar Fakultas Bahasa Universitas Negeri Yogyakarta, Dr Asyraf Suryadin Ketua STKIP Muhamamdiyah serta Pengurus HISKI Komisariat Babel 

PANGKALPINANG, BANGKA POS—Profesor Suwardi Endraswara, Guru Besar Fakultas Bahasa Universitas Negeri Yogyakarta melantik  Pengurus Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia  (HISKI) Komisariat Babel, Sabtu (18/11) di GOR STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung.

Pengurus HISKI Komisariat Babel diketuai oleh Dr Asyraf Suryadin Ketua STKIP Muhamamdiyah.

Selain melantik Pengurus HISKI Komisariat Babel, Profesor Suwardi Endraswara juga mengisi seminar Nasional bertajuk Meningkatkan Kompetensi Literasi Pendidik Melalui Khasanah Budaya Lokal bersama Hilda Ilmawati salah satu guru teladan bidang PJOK dari SMA 1 Batujaya Kerawang.

Dalam kesempatan tersebut Suwardi memaparkan bagaimana manusia bisa belajar literasi dari Tokek, Kura-kura, Kentang dan Garam.

“Literasi adalah kemampuan kita membaca atau melek bacaan atau iqro, mampu memahami syukur-syukur bisa melaksanakan. Salah satunya kita bisa belajar dari tokek, hewan ini mengajarkan ketaqwaan..karena ia binatang yang konsisten..dari lahir sampai mati ya suaranya gitu...taq....wa....taq..... wa” papar Suwardi sambil menirukan suara Tokek.

Tentu menuju taqwa ini tidak mudah, lanjut Suwardi, perlu pembiasaan dan butuh pemaksaan hingga bisa konsisten.

Sementara itu Kura-kura adalah hewan yang tahan banting/tahan uji, ia juga mengajarkan kesederhanaan.

“Coba lihat kura-kura..rumahnya itu-itu saja tapi sangat kuat..ini mengajarkan kita untuk hidup jangan bermewah-mewah, sederhana saja dan selalu kuat atau tahan uji,” paparnya.

Sementara itu Hilda Ilmawati dalam kesempatan tersebut memaparkan trik-trik menulis dan bagaimana tulisan tersebut bisa dipublikasikan.

“Kata pepatah anda boleh pintar sepintar-pintarnya, namun jika tidak menulis maka anda akan ditelan peradaban karena tulisan akan selalu dibaca oleh banyak orang dan meninggalkan jejak,” paparnya.

Guru yang tulisannya sudah tembus ke jurnal internasional ini menyatakan menulis juga merupakan ladang ibadah dan ladang untuk menginspirasi setiap orang.

‘Saya menulis juga karena terinspirasi oleh orang lain,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada mahasiswa Prodi PGSD yang telah mampu menulis kurang lebih 20 novel dan beberapa ontologi puisi yakni Annisa Fitria Birrahma. Penghargaan langsung diberikan oleh Profesor Suwardi.

Seminar ini juga dimeriahkan oleh penampilan Gambus Sang Surya persembahan mahasiswa STKIP dan juga atraksi dari seni silat Tapak Suci dari SD STKIP Muhammadiyah.  Dan pembacaan puisi oleh sastrawan Babel, Ira Esmiralda serta Annisa Fitria Birrahma. Adapun pengurus HISKI Komisariat Babel ini diketuai oleh Dr Asyraf Suryadin Ketua STKIP Muhamamdiyah . (*)

Penulis: khamelia
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved