RSUD Sungailiat Larang Pedagang Berjualan di Lingkungan Rumah Sakit

RSUD Sungailiat melarang para pedagang untuk berjualan di lingkungan RSUD Sungailiat.

RSUD Sungailiat Larang Pedagang Berjualan di Lingkungan Rumah Sakit
bangkapos/nurhayati
Kegiatan lomba dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 53 dan HUT RSUD Sungailiat ke 43, Sabtu (28/11/2017) di Halaman RSUD Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--RSUD Sungailiat melarang para pedagang untuk berjualan di lingkungan RSUD Sungailiat.

Pasalnya, rumah sakit umum daerah ini sudah dinilai akreditasinya sehingga para pedagang tidak boleh berkeliaran di sekitar lingkungan rumah sakit karena dinilai mengganggu para pasien, khawatir kotor dan makanan maupun minuman yang dijual tidak higinis.

"Jadi kalau untuk rumah sakit sebenarnya rumah sakit ini sudah mengikuti akreditasi. Itu salah satunya penilaian untuk akreditasi tidak ada pedagang-pedagang yang berkeliaran, seharusnya kita memberikan tempat tapi kita berhubung belum memiliki kantin yang khusus kita tidak sarankan para pedagang jualan di sekitar rumah sakit, karena itu mengganggu pasien, juga terus lingkungan kotor dan makanan juga saya tidak yakin nanti pasien yang beli terjadi apa-apa maka di bawah tanggungan rumah sakit. Keselamatan pasien yang kita utamakan," jelas Direktur RSUD Sungailiat dr Jasminar, Sabtu (28/11/2017) kepada bangkapos.com di RSUD Sungailiat.

Ia meminta maaf karena hal ini sudah disarankan kepada para pedagang agar berjualan di luar lingkungan rumah sakit. Sedangkan di dalam lingkungan sakit tidak diperbolehkan untuk berjualan.

"Kalau untuk ekonomi kita kasihan juga tapi secara aturan itu tidak diperbolehkan. Jadi pelan-pelan sudah kita harapkan untuk berjualan di luar pagar rumah sakit," kata Jasminar.

Untuk meningkatkan pelayanan, RSUD Sungailiat menambah sarana dan prasarana, termasuk juga menambah jumlah dokter. Saat ini sudah ada beberapa dokter spesialis termasuk dokter spesialis kulit yang hampir menyelesaikan pendidikan spesialisnya.

"Tahun 2018 Insyaallah sudah ada dokter spesialis kulit. Untuk dokter spesialis kita sudah tercukupi sarana dan prasarana kita tingkatkan, dan untuk perbaikan lingkungan Alhamdulillah siapa pun tidak ada lagi keluhan di masyarakat Rumah Sakit Umum Sungailiat ini kotor," ungkap Jasminar.

Dari hasil survei tim akreditasi juga diakuinya penilaian untuk kebersihan cukup baik.

"Kalau rumah sakit umum pemerintah itu biasanya identik dengan kotor tapi kita tidak. Silakanlah melihat sendiri melihat kondisi di rumah sakit kita kalaupun ada kekurangan kita dalam pembenahan. Apalagi kita ini ada prosedur termasuk penggunaan uang. Pelan-pelan agar kita benahi," harap Jasminar.

Diakuinya untuk sistem pemanggilan pasien juga saat ini di RSUD Sungailiat sudah berubah seperti di perbankan.

Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved