BangkaPos/

Ternyata Patah Hati Sama Seperti Serangan Jantung

Tekanan emosional yang parah akibat patah hati bisa memicu kondisi jantung mendadak terhenti.

Ternyata Patah Hati Sama Seperti Serangan Jantung
gulalives.com
ILUSTRASI 

BANGKAPOS.COM - Patah hati. Mendengar istilah itu saja sudah membuat beberapa orang bersedih.

Walau terkesan ‘mellow’, jangan pernah menganggap remeh patah hati.

Sebab, dalam sebuah studi menemukan bahwa tekanan emosional yang parah akibat patah hati bisa memicu kondisi jantung mendadak yang sama seperti serangan jantung.

Kok bisa?

Dilansir dari independent.co.uk, dalam ilmu kedokteran, hal itu disebut takotsubo cardiomyopathy atau “sindrom patah hati”.

Baca: Setya Novanto Lesu Saat Tiba di KPK Pakai Rompi Tahanan

Sindrom patah hati mempengaruhi setidaknya 3.000 orang di Inggris. Ini biasanya dipicu oleh kejadian traumatis seperti kehilangan seseorang yang kita sayangi.

Selama serangan, otot jantung melemah ke titik di mana ia tidak dapat lagi berfungsi secara efektif.

Lalu apakah berbahaya?

Penelitian sebelumnya telah mengatakan bahwa kerusakan yang terjadi hanya bersifat sementara.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help