Batik, Cual dan Rajutan Pangkalpinang Siap Bersaing di Pasaran

Dekranasda menggelar Temu Kerja dan Karya Pengrajin dalam rangka meningkatkan pengembangan Industri Kecil Menengah.

Batik, Cual dan Rajutan Pangkalpinang Siap Bersaing di Pasaran
Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah dan Ketua Deskranasda Kota Pangkalpinang, Dessy Ayu Trisna berpose bersama. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) dalam memperkuat kluster industri dan terciptanya peluang usaha di bidang kerajinan suvenir, Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Pangkalpinang (Dekranasda) menggelar Temu Kerja dan Karya Pengrajin Kota Pangkalpinang dan Bazar Produk IKM Kota Pangkalpinang di Taman Sari Kota Pangkalpinang, Senin (20/11).

Ketua Deskranasda Kota Pangkalpinang, Dessy Ayu Trisna mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pelaku IKM di Pangkalpinang sekaligus mempromosikan produk kerajinan mulai dari batik, rajutan dan suvenir lainnya.

“Sekarang ini sudah ada 1.707 IKM. Dulu dari yang sama sekali tidak ada, sekarang terus berkembang dan menumbuhkan pelaku IKM baru. Inilah salah satu bentuk apresiasi kita mendukung tumbuhkembangnya IKM di Pangkalpinang. Ternyata produk kita tidak kalah berkualitasnya dengan di pasaran bahkan bisa bersaing, seperti batik, cual dan baju rajutan. Kita juga punya batik khas Pangkalpinang,” ujar Desy.

Wali Kota Pangkalpinang, M Irwansyah mengatakan kegiatan Temu Kerja dan Karya Pengrajin ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku IKM dalam mempromosikan maupun menjual produk mereka.

Menurutnya produk hasil pengrajin IKM di Pangkalpinang memiliki kualitas dan tidak kalah saing dengan produk di pasaran.

“Pelaku kita ini perlu panggung. Selama ini, apa yang dilakukan oleh Dekranasda sudah berjalan. Saya juga mengucapkan terimakasih atas support dari BNI. Saya harap kegiatan serupa bisa dilaksanakan setiap bulan, setelah BNI, bisa Bank Sumsel Babel, Mandiri, BCA maupun BUMN lain yang ikut mensupport. Saya harap dengan Gubernur baru yang energik seperti Bang Erzaldi yang merupakan sahabat saya, yang juga sangat fokus mengembangkan IKM saya yakin akan maju,” ucapnya.

Dalam kegiatan yang disponsori olen BNI bekerjasama dengan Diperindagkop Kota Pangkalpinang juga digelar fashion show yang menampilkan produk mereka baik berupa batik maupun hasil rajutan.

Satu persatu para model terdiri dari ibu-ibu dharma wanita, remaja hingga anak-anak berjalan berlenggak-lenggok bak peragawati memamerkan produk mereka yang tidak kalah bagusnya dengan produk yang dijual di pasaran.

Dodo yang bertindak selaku pembawa acara memuji pakaian kreasi kain cual maupun dari rajutan terlihat modis, trendy dan tidak ketinggalan zaman.

“Nanti kalau mau pesan bisa loh bu, pak. Keren-keren dan trendy,” ujar Dodo yang disambut tepuk tangan undangan yang hadir yang juga mengabadikan momen tersebut, menggunakan smartphone dan kamera.

Tidak sedikit pula tamu undangan yang berdecak kagum melihat kualitas baju rajutan maupun kain cual pelaku IKM di Pangkalpinang.

Sekretaris Dekranasda, Erika Handoko selaku Ketua Panitia menyebutkan kegiatan Temu Kerja dan Karya Pengrajin IKM di Pangkalpinang bertujuan selain memperkenalkan produk khas kerajinan Pangkalpinang juga untuk memotivasi para pelaku IKM untuk berlomba menciptakan produk dengan berbagai kreasi dan nilai seni yang tinggi dengan kualitas yang bagus dan bernilai tinggi.

Selain digelar fashion show serta bazar pada acara tersebut, juga digelar penandatanganan MoU pembinaan rumah kreatif antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan BNI Kota Pangkalpinang yang ditandatangani langsung oleh perwakilan BNI Cabang Pangkalpinang, M Rufiat Dj dan Wali Kota Pangkalpinang, M Irwansyah dan Kepala Dinas Pariwisata Pangkalpinang, Anggo Rudi. (adv/zky/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help