BangkaPos/
Home »

Bisnis

» Mikro

Hendak Ditertibkan Polisi, Pedagang BBM Pertamini Resah

Pedagang minyak eceran di Kabupaten Bangka Barat khususnya pengguna alat pertamini tak bisa lagi berjualan BBM.

Hendak Ditertibkan Polisi, Pedagang BBM Pertamini Resah
Bangka Pos / Hendra
Suasana audiensi APMEP dengan DPRD Babel, Rabu (22/11/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pedagang minyak eceran di Kabupaten Bangka Barat khususnya pengguna alat pertamini tak bisa lagi berjualan BBM.

Mereka takut menjual BBM menggunakan alat pertamini. Hal ini terjadi sejak dikeluarkan surat imbauan dari Polres Bangka Barat, No. B/999/XI/2017 tanggal 3 November 2017.

Rabu (22/11/2017) mereka yang tergabung dalam Asosiasi Penjual Minyak Eceran Pertamini (APMEP), mendatangi DPRD Babel mempertanyakan perihal pelarangan tersebut.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya dan anggota DPRD Babel lainnya, perwakilan dari Polda Babel, Disperindag dan Dinas ESDM.

Ikbal salah satu pengurus dari APMEP mengatakan mereka diminta kepolisian untuk melengkapi perizinan pertamini.

"Kalau tidak akan ditertibkan oleh polisi. Kami tidak ingin terjadi, tapi kami ingin tetap berusaha," kata Ikbal.

Mereka mempertanyakan kebijakan tersebut. Dilihat dari alat yang digunakan untuk menjual BBM, pertamini disebut lebih baik dibandingkan dengan pengecer menggunakan jeriken.

"Alat pertamini lebih baik. Takarannya lebih pas dibanding eceran jeriken. Kenapa alat yang lebih bagus ini tidak diperbolehkan," ujar Ikbal.

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help