Matahari Tutup Gerai Lagi, Apa Penyebab Ritel Modern Berguguran?

Ekonomi kita naik terus, digenjot terlalu cepat sehingga daya dukungnya makin terbatas karena ritel sudah terlalu crowded

Matahari Tutup Gerai Lagi, Apa Penyebab Ritel Modern Berguguran?
Suasana Matahari Department Store
Suasana Matahari Department Store di Pasaraya Manggarai, Jakarta, Selasa (19/9/2017). PT Matahari Department Store Tbk memastikan akan menutup dua gerai yang berlokasi di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai pada akhir bulan September 2017 akibat pusat perbelanjaan tersebut sepi pengunjung. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO) 

Dengan dampak tersebut, kawasan pemukiman menjadi berubah dan masyarakat pun berpindah.

"Warga biasa pun move out. Maka dampaknya terasa bagi outlet-outlet yang daya dukungan lingkungannya berubah. Customer based berubah ke daerah-daerah di luar ring 1," jelasnya.

Menurutnya, saat ini masih terdapat wilayah yang potensial menjadi lahan empuk bagi ritel untuk menjaring konsumen.

"Potentially, ritel yang masih bagus ada di antara ring 1 (Jakarta Outer Ring Road 1) dan ring 2 (Jakarta Outer Ring Road 2 yang sedang disambung). Disitulah mukim new middle class yang masih doyan belanja," pungkasnya.

Tercatat, hingga saat ini sudah ada beberapa pelaku usaha ritel yang menutup gerai usahanya akibat dari sisi pendapatan tak sesuai target perusahaan, di antaranya 7-Eleven, PT Matahari Department Store.

Kemudian, Lotus Department Store dan Debenhams yang telah ditutup oleh PT Mitra Adi Perkasa Tbk pada akhir bulan Oktober lalu dan akhir tahun 2017.

Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved